Munculnya ASF Membuat Banyak Peternak Babi di Palangka Raya Merugi
Kembali munculnya virus ASF menurut Kepala UPTD Pusat Kesehatan Hewan atau Puskeswan Kota Palangka Rayb?drh Eko Hari Yuwono membuat banyaknya peternak babi di Palangka Raya merugi.
Tag
Kembali munculnya virus ASF menurut Kepala UPTD Pusat Kesehatan Hewan atau Puskeswan Kota Palangka Rayb?drh Eko Hari Yuwono membuat banyaknya peternak babi di Palangka Raya merugi.
Sejumlah peternak babi Palangka Raya menyatakan penolakan terhadap adanya rencana pengusaha yang ingin memasukkan 5.000 ekor babi potong dari luar Kalimantan Tengah.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan?Kesehatan Masyarakau?Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak?Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya?drh Ganjar Priyatno mengatakan bahwa peternak dan pemotong babi di Palangka Raya menyatakan protesnya karena kedatangan babi potong dari Bali dinilai merusak tata niaga.
Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Rayaniatie Djangkan mengapresiasi peternak babi yang mengikuti arahan dari Dinas Pertanian (Distan) setempat, terkait dugaan penyakit Demam Babi Afrika atau African Swine Fever (ASF).