Bupati Seruyan Buka Sosialisasi Pencegahan dan Penurunan Stunting di Telaga Pulang
Bupati Seruyan Yulhaidir, membuka kegiatan Sosialisasi dan Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Kasus Stunting di Telaga Pulang, Kecamatan Danau Sembuluh.
Tag
Bupati Seruyan Yulhaidir, membuka kegiatan Sosialisasi dan Konvergensi Pencegahan dan Penurunan Kasus Stunting di Telaga Pulang, Kecamatan Danau Sembuluh.
Keberhasilan dalam pola-pola sosialisasinya perlu menyesuaikan dengan target masyarakat yang ingin dijangkau agar materi yang disampaikan bisa dipahami sehingga mampu dilaksanakan
Partisipasi? BKKBN merupakan hal yang baik, sebab BKKBN memiliki program penurunan stunting seperti sosialisasi pernikahan dini, yang dalam hal ini menjadi langkah preventif
Pencanangan Dapur Sehat Atasi Stunting tersebut sebelumnya dilakukan bersamaan dengan pencanangan Kelompok Sadar Wisatb? Kelurahan Marang, Kecamatan Bukit Batu
Wakil Presiden Maruf Amin meminta?Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk mempercepat target penurunan angka kekerdilan pada anak atau?stunting.
Kotawaringin Timur telah ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai salah satu kabupaten lokus penanganan stunting dengan angka yang cukup tinggi yaitu 48,84 persen, tertinggi di Kalimantan Tengah. Berdasarkan prevelensi sebaran stunting di Kabupaten Kotawaringin Timur, per 27 Agustus 2021 di Kotawaringin Timur sebesar 22 persen menurun 5 persen dari 27 persen per 31 Desember 2020
Upaya menekan angka prevalensi stunting di Bumi Gawi Barinjam, Pemerintah Kabupaten Sukamara menggelar rembuk stunting pada Rabu, 24 November 2021.
Melalui rembuk stunting ini?pihaknya melakukan deklarasi dan komitmen bersama antar pemangku kepentingan untuk mendukung upaya percepatan penurunan stunting
Dengan turunnya angka stunting di Kabupaten Sukamara maka dapat membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan mampu bersaing di masa yang akan datang
Dua desa di Kecamatan Cempaga Hulu, yakni Desa Pelantaran dan Desa Tumbang Koling, kini menjadi lokasi fokus penanganan stunting di Kotawaringin Timur pada tahun 2021 ini.
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo menyebutkan sebanyak dua juta balita memiliki bakat untuk lahir dalam keadaan stunting (kekerdilan) pada pandemi COVID-19.
Menurutnya pandemi ini sangat berdampak pada keluarga Indonesia, baik dampak terhadap ketahanan sosialnya, ketahanan ekonominya, dan terutama ketahanan pangannya?sangat penting untuk mencegah terjadinya stunting, supaya gizi anak tetap maksimal
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menegaskan persepsi dan budaya dalam masyarakat menjadi tantangan utama untuk mengatasi permasalahan stunting (kekerdilan) pada anak di Indonesia.
Permasalahan stunting di Bumi Gawi Barinjam menjadi fokus TP PKK Kabupaten Sukamara dalam Rapat konsultasi atau Rakon yang digelar pada Selasa, 19 Oktober 2021.
Penanganan stunting di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menjadi salah prioritas pemerintah daerah. Begitu juga bagi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK)?di daerah ini, harus memperhatikan hal tersebut.
Kampung Keluarga (KB) binaan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) memiliki peran strategis dalam membantu menurunkan angka stunting dan penanganan Covid-19.
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau (Pemkab Pulpis) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) tengah mempersiapkan wilayah Bumi Handep Hapakat menjadi salah satu Daerah Fokus Stunting pada tahun 2020.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berupaya menciptakan ketahanan pangan dan gizj?keluarga?melalui optimalisasi lahan pekarangan menuju Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Hal ini sekaligus diharapkan mampu mencegah terjadinya stunting.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) akan melakukan intgerasi data untuk penanganan stunting?(kekerdilan anak) di desa.
Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau (Dinkes Pulpis) menggelar kegiatan pertemuan dan peningkatan kapasitas petugas pengelola program gizi Puskesmas dan kader dalam upaya deteksi dini stunting serta pelaporan di aplikasi si gizi terpadu tingkat Kabupaten.