Umat Islam di Desa Magantis Barito Timur Lakukan Tradisi Tolak Bala
Ratusan warga Desa Magantis di Kabupaten Barito Timur melakukan tradisi keagamaan Islam yang disebut Tolak Bala, Minggu, 4 Agustus 2024.
Tag
Ratusan warga Desa Magantis di Kabupaten Barito Timur melakukan tradisi keagamaan Islam yang disebut Tolak Bala, Minggu, 4 Agustus 2024.
Warga Perumahan Griya Katimpun Indah 1, Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya menggelar doa bersama dan tolak bala di lapangan fasilitas sosial pada Selasa, 22 Juli 2024 sore.
Ritual tampung tawar adalah salah satu tradisi budaya yang penting bagi masyarakat Dayak di Kalimantan Tengah (Kalteng).
Sejumlah lembaga tergabung dalam koalisi masyarakat sipil antikorupsi menggelar ritual tolak bala bencana sebagai bentuk kritikan dan keprihatinan atas pemecatan 57 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di depan Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Sulawesi Selatan.
Setelah melaksanakan ritual adat Balian beberapa waktu yang lalu di Balai Basarah Hindu Kaharingan, Jalan Melati, Kota Kuala Kapuas, rangkaian berlanjut dengan ritual Mamapas Lewu dengan berkeliling Kota Kuala Kapuas, Selasa, 21 September 2021.
Warga Petuk Katimpun, Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya menggelar tolak bala untuk memohon keselamatan kepada Allah SWT.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengadakan doa tolak bala bersama unsur FKPD, perangkat daerah, tokoh agama, hingga masyarakat di rumah jabatan bupati, Senin, 28 September 2020.
Hingga saat ini keluarga besar padepokan menghidupi 4 tradisi budaya yang bersifat wajib dikerjakan setiap tahun, yakni Suran, HUT RI, Idul Fitri, dan Maulud Nabi Muhammad SAW
Acara ini terlaksana atas dasar karena masih adanya kenaikan kasus Covid 19, sehingga perlu adanya upaya Pemkab untuk menanggulanginya, selain memperketat akses masuk ke Barito Utara
Warga?Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan menggelar ritual tolak bala, dengan memasang tarinting di ruas Jalan Jenderal Sudirman KM 62 dan KM 73. Tujuannya, mencegah penyebaran virus corona. ?
Terhadap pantangan petahu yang nantinya disebarkan itu pihak panitia tidak bertanggung jawab jika nantinya ada yang melanggar
Upacara adat yang disebut dengan Pakanan Sahur Lewu ini dilakukan selama 3 hari dengan intensi dan keyakinan agar peristiwa kematian beruntun yang terjadi selama kurang lebih 2 bulan belakangan ini tidak terjadi lagi
Warga memanjatkan doa agar peristiwa kebakaran tidak terulang di kawasan padat penduduk tersebut.
Menurut kepercayaan suku Dayak Ma’anyan, khususnya yang berada di Barito Selatan(Barsel), gerhana memiliki pertanda 'baik dan buruk terhadap dunia'. Hal tersebutd iungkapkan, Darlen M Linda, 73, yang…