TUKS di Kotim Dinilai Minim Pengawasan
Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, menyebutkan bahwa banyaknya kegiatan terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) di sepanjang aliran Sungai Mentaya, minim pengawasan.
Tag
Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur, menyebutkan bahwa banyaknya kegiatan terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) di sepanjang aliran Sungai Mentaya, minim pengawasan.
Sejumlah pelabuhan yang beroperasi di wilayah Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kini menjadi sorotan Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur.
Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur menegaskan kalau mereka akan secara rutin dan kompak untuk mengingat pemilik terminal khusus (Tersus) dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) agar disiplin dalam melakukan operasional.
Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur melakukan kunjungan kerja terhadap terminal khusus (Tersus) dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) di Kabupaten Kotawaringin Timur.
Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, M Abadi meminta pemkab menindak tegas terminal khusus (tersus) dan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) yang tidak memiliki dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).
BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Rimbun meminta pemkab untuk menginventarisasi perizinan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) dan Terminal Khusus (Tersus) di…
Komisi IV DPRD Kotim mulai mengumpulkan data dan informasi terkait legalitas terminal khusus (Tersus) dan terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) di Kotawaringin Timur.
BORNEONEWS, Sampit - Salah satu perusahaan besar swasta (PBS) di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, diduga melakukan aktivitas bongkar muat crude palm oil (CPO) di terminal khusus…
Kerusakan jalan di Desa Telaga Baru, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang tidak bisa dilaksanakan secara maksimal karena adanya terminal khusus (Tersus) dan terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) di…