Yordania Kecam Israel Karena Larang Menlu Negara Arab Masuk Palestina
Kementerian Luar Negeri Yordania mengecam keras keputusan Israel yang melarang para menteri luar negeri dari sejumlah negara Arab untuk masuk ke wilayah Palestina.
Tag
Kementerian Luar Negeri Yordania mengecam keras keputusan Israel yang melarang para menteri luar negeri dari sejumlah negara Arab untuk masuk ke wilayah Palestina.
Para menteri luar negeri Arab Saudi, Mesir, Qatar, Yordania, dan Uni Emirat Arab (UEA) mengadakan pertemuan pada Rabu (12/3) di Qatar untuk membahas dukungan dunia Arab bagi rakyat Palestina.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Kamis (30/1) kembali menegaskan usul kontroversialnya untuk merelokasi warga Palestina dari Gaza ke Mesir dan Yordania, bersikeras bahwa kedua negara tersebut akan mematuhi rencananya meskipun mereka telah berulang kali menolak.
Kementerian Dalam Negeri Yordania pada Sabtu (11/1) menyatakan bahwa 52.406 warga Suriah telah kembali ke Tanah Air mereka sejak lengsernya Bashar al-Assad dari kekuasaan di Suriah pada 8 Desember lalu.
Yordania akan mendukung setiap proses politik yang dijalankan rakyat Suriah untuk membangun sistem politik baru setelah runtuhnya rezim Bashar al-Assad, kata Menteri Luar Negeri Ayman Safadi dalam sebuah pernyataan pada Minggu.
Otoritas Yordania pada Sabtu memberi tahu Iran dan Israel bahwa negara itu akan "menembak jatuh target apa pun" di wilayah udaranya jika konfrontasi meningkat antara kedua negara.
Yordania menyerukan pentingnya untuk segera mengambil tindakan transformatif guna memaksa Israel menerima gencatan senjata di Jalur Gaza.
Yordania tidak akan mengizinkan wilayah udaranya digunakan untuk melakukan serangan terhadap pihak mana pun, menurut laporan saluran televisi?Sky News Arabia, di tengah kemungkinan peningkatan ketegangan di Timur Tengah.Pemerintah Yordania dilapo
Yordania pada Senin menangguhkan penerbangan ke Ibu Kota Beirut di tengah kekhawatiran akan kemungkinan serangan Israel ke Lebanon.
Laga pembukaan Piala Asia AFC U-23 2024 antara Australia melawan Yordania berakhir imbang tanpa gol di Stadion Abdullah bin Nasser bin Khalifa, Doha, Qatar pada Senin malam WIB.
Kementerian Luar Negeri Yordania mengatakan bahwa Yordania dan Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (16/3) membahas upaya mencapai gencatan senjata yang komprehensif dan segera di Jalur Gaza.
Ketua lembaga filantropi Assalam fil Alamin (ASFA Foundation) Komjen Pol (Purn) Syafruddin Kambo bertemu Menteri Pendidikan Tinggi dan Riset Yordania Azmi Mahafidzoh dan Menteri Wakaf Syaikh Muhammad Ahmad Al-Kholaila di Amman, Yordania, untuk memperkuat kerja sama pendidikan dan wakaf.
Meningkatnya ketegangan di Tepi Barat dan Lebanon merupakan bagian dari agenda ekstremis Pemerintah Israel untuk memperpanjang kepemimpinan politiknya dan menyeret Barat ke dalam perang kawasan, kata Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi pada Rabu.
Militer Yordania pada Minggu (24/12) menjatuhkan dari udara bantuan kemanusiaan untuk ratusan warga Palestina yang terjebak di salah satu gereja di Jalur Gaza.
Yordania terancam menghadapi Selandia Baru dalam kondisi pincang pada laga perebutan tempat ketiga Piala FIBA Asia 2022 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu petang nanti.
Israel tahun ini akan menggandakan pasokan airnya ke Yordania dan mendorong Amman untuk mengekspor lebih banyak ke Palestina, kata para pejabat Israel, Kamis (8/7).
Kementerian Luar Negeri? Yordania pada Selasa (25/5) memanggil duta besar Israel di Amman guna menyatakan protes keras atas penahanan dua warga negaranya di Israel.
Raja Yordania Abdullah pada Minggu (23/5) menekankan pentingnya mengubah gencatan senjata Gaza menjadi kesepakatan damai yang komprehensif.
Raja Yordania, dalam panggilan telepon dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, mengatakan "tindakan provokatif Israel yang berulang terhadap Palestina telah menyebabkan eskalasi yang sedang berlangsung, mendorong kawasan itu menuju lebih banyak ketegangan," tulis kerajaan di Twitter pada hari Senin.
Yordania pada Sabtu (1/5) mencatat 704 kasus dan 35 kematian COVID-19