PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Kalimantan Tengah, Marsma TNI Muhammad Nur, menyoroti pentingnya peran tokoh agama dalam mengajak masyarakat menggunakan media sosial secara bijak dan selektif memilah informasi.

Pesan tersebut disampaikan dalam pertemuan hasupa hasundau Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat di Istana Isen Mulang, Jumat, 23 Oktober 2026.

Muhammad Nur menilai dukungan tokoh agama diperlukan untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat, terutama di tengah maraknya informasi yang belum tentu benar.

“Dukungan dan kontribusi tokoh agama dalam menyampaikan pesan kepada masyarakat agar bijak menggunakan media sosial dan sangat selektif memilah informasi sangat strategis,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, Agustiar mengajak tokoh lintas agama memperkuat kebersamaan dan menjaga kerukunan dalam menghadapi berbagai tantangan daerah, khususnya kemarau dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Agustiar menekankan pentingnya komunikasi serta peran tokoh agama dalam menyampaikan pesan perdamaian agar suasana masyarakat tetap kondusif.

Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kalimantan Tengah, H. M. Wahyudie F. Dirun, turut mengingatkan pentingnya menyampaikan aspirasi secara santun tanpa mengesampingkan persatuan dan keharmonisan masyarakat.

Pertemuan tersebut diharapkan memperkuat komunikasi dan sinergi pemerintah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat dalam menjaga kerukunan dan mencegah penyebaran informasi yang menyesatkan di tengah masyarakat. (HERMAWAN DP/H)