TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Sebanyak 32 sopir angkutan batu bara yang melintas di Jalan Pertamina, Desa Murutuwu, Kabupaten Barito Timur, menjalani pemeriksaan urine oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Barito Timur, Minggu, 25 Oktober 2026.

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian mencegah penyalahgunaan narkoba sekaligus meningkatkan kesadaran akan keselamatan berkendara.

Seluruh sopir yang diperiksa dalam kegiatan tersebut dinyatakan negatif narkoba. Pemeriksaan berlangsung selama dua setengah jam, mulai pukul 13.00 hingga 15.30 WIB.

Kegiatan yang dipimpin Kasatresnarkoba Polres Barito Timur, Iptu Ismail Lubis, itu melibatkan personel gabungan dari Satresnarkoba, Satuan Samapta, Satintelkam dan Provost.

Kasi Humas Polres Barito Timur, AKP Eko Sutrisno, mengatakan pemeriksaan urine menjadi langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba, terutama di kalangan pengemudi angkutan batu bara yang memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan di jalan.

“Pemeriksaan urine ini merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba, khususnya bagi para pengemudi angkutan batu bara yang memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan di jalan,” ujar Eko.

Upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

Karena itu masyarakat diimbau segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui dugaan penyalahgunaan atau peredaran gelap narkotika.

Kapolres Barito Timur AKBP Iqbal Sengaj menegaskan pihaknya berkomitmen melanjutkan upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba melalui pemeriksaan, deteksi dini serta penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Polres Barito Timur berkomitmen untuk terus melaksanakan upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba melalui kegiatan pemeriksaan, deteksi dini, serta penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Polres Barito Timur menyatakan kegiatan razia dan pemeriksaan urine akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan kebutuhan di lapangan.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam aktivitas transportasi angkutan batu bara di wilayah Barito Timur.  (AGUSTINUS BOLE MALO/R)