SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran hebat melanda Desa Cempaka Mulia Barat, Kabupaten Kotawaringin Timur dalam peristiwa ini, sedikitnya empat rumah warga dan satu bangunan masjid dilaporkan terbakar, Minggu, 25 Oktober 2026 malam.

Kobaran api yang membesar menghanguskan sejumlah bangunan di lokasi kejadian. Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat, api yang melalap rumah-rumah warga juga merembet hingga ke bangunan tempat ibadah.

Para warga yang berada di lokasi kejadian, berupaya memadakam api dengan peralatan seadanya dan berusaha menyelamatkan barang-barang berharga dari amukan sijago merah.

"Api dengan cepat membesar sehingga merembet ke rumah lainnya, rata-rata bangunan yang terkena terbuat dari konstruksi kayu," kata Sri Wahyuni, warga setempat, Senin, 27 Oktober 2026.

Tidak lama berselang petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian untuk berjibaku memadamkan api di bantu oleh warga sekitar. Sekitar kurang lebih 1 jam 30 menit api berhasil di jinakan.

"Saya melihat api sudah besar, dan merembet ke rumah warga, tapi untuk penyebabnya saya kurang mengetahui," ungkap warga tersebut.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran, kronologi lengkap kejadian, masih diselidiki oleh pihak kepolisian. Saat ini petugas telah meminta keterangan saksi-saksi terkait peristiwa kebakaran tersebut.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya saja korban mengalami kerugian meteril yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. (BUDDI RAHMAT H/R)