Karhutla di Puri Barito Timur Bakar 2 Hektare Lahan, Tim Gabungan Kendalikan Api dalam 3 Jam
Karhutla membakar sekitar dua hektare lahan di Desa Puri, Barito Timur. Tim gabungan mengendalikan api dalam hampir tiga jam di tengah angin kencang.
Koresponden
Karhutla membakar sekitar dua hektare lahan di Desa Puri, Barito Timur. Tim gabungan mengendalikan api dalam hampir tiga jam di tengah angin kencang.
Karhutla seluas sekitar satu hektare di Desa Siong, Barito Timur berhasil dikendalikan dalam lebih dari dua jam meski sumber air berjarak sekitar tiga kilometer.
Karhutla sekitar 2,5 hektare di Desa Telang, Barito Timur berhasil dikendalikan setelah operasi pemadaman hampir tiga jam di lahan gambut dan semak belukar.
Sebanyak 1.360 warga Barito Timur tercatat terdampak ISPA di tengah kabut asap karhutla, sementara ISPU di sejumlah wilayah sempat masuk kategori berbahaya.
Karhutla di Barito Timur mencapai 465 kejadian dengan 667,9 hektare lahan terbakar hingga 14 September 2026. Agustus dan September mencatat lonjakan tertinggi.
Rakor tersebut dihadiri Wakil Bupati Barito Timur Adi Mula Nakalelu, Kapolres Barito Timur AKBP Iqbal Sengaji, Dandim 1012 Buntok Letkol Inf Muhammad Edi, Sekretaris Daerah Misnohartaku, Komandan Yonif TP 924/Uria Mapas Letkol Inf Wahyu Hariatmoko, para kepala perangkat daerah, camat, serta unsur terkait lainnya.
Kebakaran terjadi di kawasan Jalan SMKN 1 Raren Batuah dan membakar semak belukar serta kebun karet milik masyarakat. Petugas menerima laporan dari warga dan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan agar api tidak semakin meluas.
Angka tersebut menjadi peringatan serius karena dampak karhutla tidak hanya menyasar kawasan yang terbakar, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat akibat paparan asap. Kondisi udara yang memburuk juga menunjukkan bahwa persoalan karhutla di Barito Timur telah berkembang menjadi ancaman lingkungan yang perlu ditangani secara bersama-sama.
Selain ancaman kebakaran dan kabut asap, masyarakat Barito Timur juga menghadapi persoalan ketersediaan air bersih. Hingga Sabtu, 12 September 2026, BPBD Damkar telah mendistribusikan 13.200 liter air bersih kepada 252 kepala keluarga (KK) yang membutuhkan.
Pemkab Barito Timur menerima gedung BNNK hasil renovasi CSR PT Rimau Group senilai lebih dari Rp489 juta untuk memperkuat pencegahan dan pemberantasan narkoba.
Bupati Barito Timur M Yamin menyambut Kapolres baru AKBP Iqbal Sengaji dan menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjaga kondusivitas daerah.
BORNEONEWS, Tamiang Layang – Camat Dusun Tengah Prismayandi bergerak cepat merespons dampak kemarau panjang yang mulai mengganggu ketersediaan air bersih di sejumlah sekolah dasar di wilayah…
Data tersebut tercantum dalam dashboard Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) BPBD Damkar Kabupaten Barito Timur yang dipantau pada Jumat, 11 September 2026. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 422 kejadian karhutla yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Kebijakan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kompetensi aparatur dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, berintegritas, serta akuntabel.
Pejabat utama, para perwira, personel Polres Barito Timur dan Bhayangkari menyambut langsung kedatangan AKBP Iqbal Sengaji. Mereka mengawali rangkaian penyambutan dengan pengalungan bunga sebagai bentuk penghormatan sekaligus ucapan selamat datang kepada pimpinan baru.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Barito Timur M Yamin pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Aula Rumah Jabatan Bupati Barito Timur, Kamis, 10 September 2026 malam. Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Barito Timur Adi Mula Nakalelu beserta istri, unsur Forkopimda, instansi vertikal, tokoh agama, serta jajaran ASN di lingkungan Pemkab Barito Timur.
BORNEONEWS, Tamiang Layang – Tim gabungan berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda lahan masyarakat di RT 09 Desa Dayu, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur,…
Tim Brigade Karhutla KPHP Barito Hilir Unit VII dan Unit XIV bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) Pengembara Posko 1 dan 2 langsung melakukan upaya pemadaman setelah menerima laporan dari masyarakat. Operasi pemadaman dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dan baru berakhir sementara pada pukul 19.30 WIB.
Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Persiapan Peserta Porprov XIII yang dipimpin Bupati Barito Timur M Yamin di Ruang Rapat Bupati Barito Timur, Rabu, 9 September 2026 malam. Pertemuan itu dihadiri Wakil Bupati Barito Timur Adi Mula Nakalelu, Wakil Ketua DPRD Barito Timur Eskop, Sekretaris Daerah Misnohartaku, sejumlah kepala perangkat daerah, pimpinan KONI, serta perwakilan 21 cabang olahraga (cabor).
Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat koordinasi dan komunikasi antara Kejaksaan Negeri Barito Timur dan Rutan Tamiang Layang. Sinergi kedua institusi dinilai penting untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas, baik dalam proses penegakan hukum maupun penyelenggaraan pemasyarakatan.