Dua WNA Diamankan Imigrasi Palangka Raya sudah Dideportasi
Dua warga negara asing (WNA) yang diamankan petugas Imigrasi Kelas I Non TPI Palangka Raya, Jumat, 20 September 2019, sudah dideportasi, Minggu, 22 September 2019.
Koresponden
Dua warga negara asing (WNA) yang diamankan petugas Imigrasi Kelas I Non TPI Palangka Raya, Jumat, 20 September 2019, sudah dideportasi, Minggu, 22 September 2019.
Rumah berdinding kayu tersebut membuat api berkobar cepat hingga merambat ke bengkak las yang tidak jauh dari rumah Soim
Sejumlah pengurus BEM Universitas Palangka Raya (UPR) mendatangi Polda Kalteng, Senin 23 September 2019. Kedatangan mereka untuk memertanyakan perkembangan penanganan kasus pencabulan oknum dosen PS yang ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan.
Dua warga negara asing (WNA) diamankan petugas Imigrasi Palangka Raya, saat meliput aksi demontrasi terkait kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap di depan kantor Gubernur Kalteng.
Dosen Universitas Palangka Raya I Nyoman Sugiana terlibat dalam kecelakaan maut di Km 29 Jalan Tjilik Riwut, Kelurahan Tumbang Tahai, Senin 23 September 2019. Dalam peristiwa itu, pelajar SMK di Palangka Raya tewas.
Badan Narkotika Nasional Provinsi atau BNNQ Kalimantan Tengah mengamankan dua sindikat pengedar narkoba di Jalan Trans Kalimantan Desa Taruna, Kecamatan Jabiren , Pulang Pisau, Sabtu 21 September 2019.
Pelajar salah satu sekolah kejuruan di Palangka Raya tewas kecelakaan saat hendak pulang kampung, Senin, 23 September 2019.
Sejak Januari hingga pertengahan September 2019, Bidang Humas Polda Kalteng telah membina 72 warganet yang tidak bijaksana dalam menggunakan media sosial. Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan, Senin 23 September 2019.
Kasat Reskrim Polres Palangka Raya AKP Nandi Indra Nugraha mewakili Kapolres AKBP Timbul RK Siregar mengatakan, sejauh ini belum ada penambahan tersangka baru kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kasus yang dilimpahkan tersebut menurut Nandi yang diamankan oleh Polsek Rakumpit dan Polres Palangka Raya langsung
Jika memang tidak memahami atau masih belum memahami instalasi listrik sebaikanya konsultasi pihak PLN
Nasib naas menimpa Irwandi. Karyawan Toko Serba Lima Ribu tersebut harus kehilangan ijazah SMA akibat kebakaran rumah yang dikontraknya di Jalan Anoi, Kota Palangka Raya, Minggu 22 September 2019.
Keluarga Abdul Gani sedang sedih. Mata mereka menatap kobaran api yang melahap habis lima unit bangunan, termasuk rumah mereka di Jalan Anoi, Kota Palangka Raya, Minggu 22 September 2019 sore.
Penyebab terbakarnya 3 kamar barak milik Haji Efendi dan rumah milik Abdul Gani serta Made, di Jalan Anoi, Kota Palangka Raya, diduga akibat korsleting listrik. Hal ini disampaikan Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar, Minggu 22 September 2019 saat berada di lokasi kebakaran.
Terbakarnya rumah dan barak yang dimiliki oleh masing-masing orang berbeda tersebut menghebohkan warga sekitar
Tim ERP (Emergency Response Palangka Raya) terlibat aktif melakukan pemadaman api hingga dini hari. Pemadaman yang dilakukan tersebut menggunakan dana pribadi dan alat seadanya.
Empat kaum milenial yang menyebarkan berita bohong tentang pencarian kepala manusia untuk tumbal pembangunan jembatan bukit rawi harus berurusan dengan bidang humas Polda Kalteng, Sabtu 21 September 2019.
Penemuan mayat baik beridentitas maupun tidak selalu menjadi persoalan di Palangka Raya. Ada yang ditemukan meninggal seorang diri di barak atau rumah. Ada pula disemak-semak yang jauh dari pemukiman. Atas kondisi ini keluarga dan lingkungan sekitar harus saling memperhatikan.
Kepala Desa Lawang Uru, Kecamatan Banama Tingang, Hermanus, menyatakan dukungan terhadap permintaan sebagian warga untuk memiliki Balai Kaharingan.
Kepala Desa Lawang Uru Hermanus membenarkan adanya kematian beruntun yang terjadi di desanya selama kurang lebih tiga bulan belakangan ini.