Malam Nusaphoria Satukan Budaya Nusantara di Handep Hapakat Fair Pulang Pisau
Malam Seni Budaya Nusaphoria memeriahkan Handep Hapakat Fair 2026 di Pulang Pisau dengan pertunjukan seni Batak dan Banjar.
Koresponden
Malam Seni Budaya Nusaphoria memeriahkan Handep Hapakat Fair 2026 di Pulang Pisau dengan pertunjukan seni Batak dan Banjar.
Dua perwakilan PT PLN Nusantara Power UP Pulang Pisau, Angelica Amenia dan Rasyid Irawan, tampil percaya diri di atas catwalk mengenakan busana batik bermotif Benang Bintik yang dipadukan dengan ornamen gagang mandau, salah satu motif khas Kabupaten Pulang Pisau.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, BPBD Pulang Pisau, Dalkarhutla Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Manggala Agni, TNI-Polri, UPT KPHP Kahayan Hilir, KPSHK, pemerintah Kecamatan Jabiren Raya, hingga Pemerintah Desa Tumbang Nusa terus melakukan upaya pemadaman dan patroli di lokasi.
Stan Dispusip menjadi salah satu yang ramai dikunjungi karena menawarkan pengalaman belajar langsung. Pengunjung tidak hanya bisa membaca buku, tetapi juga menyaksikan praktik penyajian kopi secara manual yang diperagakan oleh dua barista.
Dekranasda Pulang Pisau menggelar peragaan busana Benang Bintik dalam Handep Hapakat Fair 2026 untuk melestarikan budaya lokal dan mendorong ekonomi kreatif.
Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa'i membuka peragaan busana Benang Bintik dalam Handep Hapakat Fair 2026 sebagai upaya mengangkat budaya lokal.
Senam bersama Handep Hapakat Fair dalam rangka Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau diserbu warga. Sebanyak 290 kupon door prize ludes terjual.
Handep Hapakat Fair 2026 di Pulang Pisau ramai dikunjungi masyarakat. Pameran ini menghadirkan berbagai produk UMKM lokal, daerah lain di Kalteng, hingga luar provinsi.
"Lawang Sakepeng merupakan identitas budaya Dayak. Dalam prosesi adat pengantin, ada makna memutus setiap rintangan kehidupan secara bertahap agar perjalanan rumah tangga menjadi damai dan penuh keberkahan,"
Kepala Disbudporapar Kabupaten Pulang Pisau, Andriani, mengatakan lomba tersebut menjadi salah satu upaya melestarikan budaya daerah sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap kesenian tradisional khas Kabupaten Pulang Pisau.
Peserta terdiri dari 18 regu putra dan enam regu putri. Lomba ditargetkan selesai dalam satu hari agar rangkaian perlombaan lainnya dapat dilaksanakan sesuai jadwal.
Ahmad Jayadikarta menjelaskan bahwa perubahan Perda tersebut bertujuan untuk menyempurnakan tata kelola aset milik pemerintah daerah agar lebih tertib, akuntabel, dan sesuai dengan hasil evaluasi.
PLTU Pulang Pisau mempromosikan produk UMKM binaan di Handep Hapakat Fair 2026, mulai dari sayuran hidroponik, olahan pangan, hingga kerajinan rotan.
Festival Nusaphoria memeriahkan Handep Hapakat Fair 2026 di Pulang Pisau dengan menampilkan ragam seni budaya Nusantara dan perlombaan tradisional.
Handep Hapakat Fair 2026 resmi dibuka Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa'i untuk mendorong penguatan UMKM, ekonomi kreatif, dan pelestarian budaya lokal.
Peserta merupakan warga negara Indonesia yang berdomisili di Kabupaten Pulang Pisau
Polres Pulang Pisau meraih tiga penghargaan ketahanan pangan pada rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polda Kalimantan Tengah.
pelestarian budaya dan penguatan UMKM harus berjalan beriringan melalui kerja sama, kepedulian, serta dukungan seluruh pihak.
Pemkab Pulang Pisau menyiapkan rangkaian HUT ke-24 mulai dari tablig akbar, ramah tamah, hingga Handep Hapakat Expo pada 5-12 Juli 2026.
Keberhasilan pembangunan daerah pada masa depan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dipersiapkan sejak dini