DPRD Minta Eksekutif Selesaikan Masalah Pekerja Seks di Kotawaringin Barat
Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Trianto meminta eksekutif segera menyelesaikan masalah Pekerja Seks Komersial (PSK) yang masih beroperasi di daerah ini.
Koresponden
Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Trianto meminta eksekutif segera menyelesaikan masalah Pekerja Seks Komersial (PSK) yang masih beroperasi di daerah ini.
Awas! Jangan buang sampah sembarangan di Pangkalan Bun, kalau tidak ingin didenda hingga Rp50 juta atau hukuman kurungan 3 bulan.
PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) melalui program Corporate Social Responcibility (CSR) mendorong masyarakat Desa Raja Seberang Kecamatan Arut Selatan menjadi kawasan Open Defecation Fref (ODF) atau Setop Buang Air Besar Sembarangan.
Melalui program plasma ini, diharapkan akan ada peningkatan ekonomi masyarakat sesuai dengan visi dan misi CBI Group yakni perkembangan perusahaan harus berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat di sekitar.
Jumlah sapi yang dikelola PT Sulung Ranch ada sekitar 6.000 ekor. Namun dari segi pengelolaannya belum bisa dilihat hasilnya karena selama ini hanya dipriotitaskan pada pemeliharaan.
Bantuan melalui program CSR PT SSMS Tbk itu digunakan untuk membeli pompa air dengan debit 10 kubik per jam. Namun setelah pompa terpasang, ternyata listrik yang tersedia tidak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan pompa tersebut.
Bupati Lamandau Marukan Hendrik dipastikan akan menghadiri resepsi pernikahan Yosua Handika dan Gita Depinta yang akan berlangsung di Jalan Ahmad Yani, Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar)- Sabtu (5/5/2018).
Prosesi pernikahan adat Dayak Tomun digelar di Pangkalan Bun, Jumat (4/5/2018). Ini adalah pernikahan seorang pilot bernama Yosua Handika dengan anak pengusaha transportasi Gita Depinta.
Adegan pertarungan dilakukan untuk saling berebut pintu gerbang yang dinamai lawang skepeng atau disebut juga rumpak kutamara.
Perda dibuat untuk mengatur beberapa hal. Seperti tentang ketertiban masyarakat, ketertiban di jalan raya, ketertiban berusaha, ketertiban bangunan, serta ketertiban lingkungan.
Pelaksanaan Festival Qasidah tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebab, pada tahun ini angaran untuk kegiatan itu sudah masuk di DIPA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kobar.