BORNEONEWS, Pangkalan Bun - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) melalui program Corporate Social Responcibility (CSR) mendorong masyarakat Desa Raja Seberang Kecamatan Arut Selatan menjadi kawasan Open Defecation Free (ODF) atau Setop Buang Air Besar Sembarangan.
Ini dalam rangka untuk penyehatan lingkungan permukiman khususnya pembuangan tinja yang merupakan salah satu masalah kesehatan yang perlu dapat prioritas.
Manager CSR SSMS Kharis Nuryanto mengatakan, pihaknya akan menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana caranya berperilaku hidup sehat.
Menurut Kharis, mengubah perilaku itu tidak mudah karena berkaitan dengan kondisi sosial, ekonomi, budaya dan tingkat pendidikan.
Namun karena program Sanitasi Total Berbasis Masyakat (STBM) merupakan program nasional maka PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk yang bernaung di bawah CBI Group merasa terpanggil untuk ikut berperan.
--page
Salah satu pilar STBM adalah Stop Buang Air Besar Sembarangan, pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan, sehingga untuk memutus rantai penularan penyakit tersebut harus dilakukan rekayasa melalui pembuatan jamban yang sesuai standar Dinas Kesehatan.
“Kami tinggal menunggu melanjutkan pembicaraan dengan salah seorang dokter dari Dinas Kesehatan,” kata Kharis, Selasa (8/5/2018).
Masalah kesehatan, kata dia, menjadi salah satu perhatian program CSR SSMS. Masalah pola hidup sehat terkait dengan perilaku masyarakat, untuk itu nantinya masyarakat akan dipicu bersama-sama belajar berperilaku hidup sehat sehingga peran serta masyarakat sangat dibutuhkan.
Diharapkan apabila masyarakat semakin paham tentang berperilaku hidup sehat maka tingkat kesehatan akan semakin meningkat pula. Dengan meningkatnya tingkat kesehatan maka akan berakibat terhadap meningkatnya daya beli masyarakat. (MASROHAN/B-5)








