Tikungan Tajam Handel Perwira Kembali Picu Lakalantas, Truk Angkut Kayu Sengon Terbalik
Truk pengangkut kayu sengon terbalik di tikungan Handel Perwira, Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas. Pengemudi selamat dan tidak ada korban jiwa.
Koresponden
Truk pengangkut kayu sengon terbalik di tikungan Handel Perwira, Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas. Pengemudi selamat dan tidak ada korban jiwa.
Karhutla skala besar terjadi di Desa Batuah, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas. Kobaran api meluas dan dilaporkan mendekati permukiman warga.
Kecelakaan pikap dan sepeda motor terjadi di wilayah Tampang dekat Gunung Rimpi, Tanah Laut. Seorang anak meninggal dunia dan ibunya mengalami luka-luka.
Sorotan utama acara tertuju pada aksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kapuas. Para anggota Paskibraka berhasil menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih dengan presisi, hingga bendera dapat berkibar sempurna di puncak tiang tanpa kendala teknis.
Sejumlah petugas damkar bersama Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) segera bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan. Petugas kemudian berupaya melakukan pemadaman agar api tidak meluas ke bangunan atau lingkungan di sekitar lokasi kejadian.
Keberadaan kawanan anjing di bawah pohon membuat warga khawatir satwa itu terjatuh dan menjadi sasaran anjing.
Luasan lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 150 meter persegi, sementara penyebab munculnya api belum disampaikan dalam informasi awal.
BPBD Kapuas bersama unsur terkait terus memantau kondisi di sejumlah titik tersebut dan melakukan penanganan sesuai kondisi lapangan
Pengukuhan tersebut menjadi tahap akhir sebelum para anggota menjalankan tugas utama pada rangkaian upacara kemerdekaan
Dari dokumentasi pasca insiden, korban terlihat tergeletak di badan jalan dengan pendarahan pada bagian kepala, sementara sepeda berada tidak jauh dari posisinya. Sejumlah warga tampak berada di sekitar lokasi dan memberikan pertolongan.
Informasi mengenai kecelakaan dihimpun dari jejaring relawan dan warga setempat yang berada di sekitar lokasi. Sejumlah korban dilaporkan mengalami luka dan langsung mendapat pertolongan sebelum dievakuasi ke Rumah Sakit Idaman Banjarbaru.
Berdasarkan informasi yang diterima, feri yang mengalami kejadian tersebut merupakan milik seseorang bernama Peye. Feri tersebut diduga mengalami masalah pada bagian lambung sehingga air masuk dan menyebabkan sebagian badan feri terendam.
"Kalau tahun 2025 itu ada 17 orang. Kemudian 2026 dari Januari sampai 15 Agustus sudah 19 orang,"
"Ketiga pelaku tersebut yaitu dua perempuan berinisial MK dan M, serta seorang laki-laki berinisial Z,"
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran pihaknya, sebagian besar kasus ODGJ berawal dari penyalahgunaan obat-obatan. Namun, obat yang dimaksud tidak selalu tergolong sebagai obat terlarang.
"Menurut laporan TNI dan Polri melakukan upaya dan masyarakat mengawasi supaya tidak melebar ke pemukiman,"
Petugas pemadam kebakaran bersama tim penanggulangan bencana daerah langsung dikerahkan ke lokasi untuk memblokir pergerakan api.?
"Ada titik api muncul ini, masih menyala,"
Turnamen ini digelar sebagai wadah silaturahmi sekaligus panggung unjuk bakat bagi para pecinta olahraga asah otak di Kalimantan Tengah.
J, warga Jalan Pamaton, Banjarbaru, ditemukan dalam kondisi selamat setelah petugas melakukan proses evakuasi menggunakan teknik pertolongan ruang terbatas. Proses evakuasi berlangsung sekitar 40 menit sejak tim tiba di lokasi.