Indonesia dan ADB Perkuat Kerja Sama untuk Perekonomian Berkelanjutan
Pemerintah Indonesia dan Asian Development Bank (ADB) memperkuat kerja sama dalam rangka mencapai perekonomian nasional yang berkelanjutan.
Tag
Pemerintah Indonesia dan Asian Development Bank (ADB) memperkuat kerja sama dalam rangka mencapai perekonomian nasional yang berkelanjutan.
Selain itu, ADB turut mengelola pinjaman senilai 15 juta dolar AS bagi sub program ketiga pada Program Energi Berkelanjutan dan Inklusif atau?Sustainable and Inclusive Energy Program.
Bank Pembangunan Asia (ADB) menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi di negara berkembang Asia dan Pasifik menjadi 4,3 persen tahun ini , di tengah meningkatnya tantangan yang melanda kawasan itu, menurut laporan prospek yang dirilis pada Rabu.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melakukan pertemuan bilateral dengan Menkeu anggota G20, yakni Inggris, Australia, India, hingga Bank Pembangunan Asia (ADB) secara fisik dan virtual sehari sebelum perhelatan Pertemuan Ketiga Finance Minister and Central Bank Governor (FMCBG) dimulai.
Kerja sama ini dilakukan melalui Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP26) yang dihadiri oleh Presiden Asian Development Bank (ADB) Masatsugu Asakawa, Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Keuangan Filipina Carlos G Dominguez
Berdasarkan data yang diperoleh dari survei yang melibatkan 2.509 pelaku UMKM Indonesia, ADB menemukan bahwa penutupan usaha mikro telah menurun dari 48 persen pada Maret-April 2020 menjadi lima persen periode yang sama tahun 2021. Sementara itu, penutupan usaha kecil menurun dari 54,4 persen menjadi 1,8 persen, dan penutupan usaha menengah menurun dari 31,3 persen menjadi 6,3 persen
ADB juga bekerja sama dengan sponsor utama sektor publik dan swasta untuk mengembangkan energy transition mechanism (ETM) di Asia Tenggara termasuk Indonesia
Pemerintah menargetkan pemberian vaksin kepada 181,5 juta orang atau merupakan salah satu kegiatan vaksinasi terbesar di dunia. Indonesia mencatat lebih dari 1,5 juta kasus positif COVID-19 dan 40.000 korban meninggal hingga 30 Maret 2021
Vice President Asian Development Bank (ADB) Bambang Susantono meyakini perekonomian Indonesia akan pulih seperti dialami perekonomian berbagai negara, meskipun tidak akan berlangsung cepat dalam membentuk huruf V atau?V shape recovery.
Vice President Asian Development Bank (ADB) Bambang Susantono menyebutkan pertumbuhan ekonomi selama pandemi bukan hanya mengandalkan konsumsi dan dukungan belanja pemerintah, melainkan juga harus ditopang oleh investasi agar perekonomian bisa segera pulih.
Hibah ini untuk membantu pendanaan berbagai peralatan medis penting, termasuk ventilator dan alat pelindung diri seperti sarung tangan, apron, dan masker bagi tenaga medis
Asian Development Bank (ADB) memberikan paket bantuan tahap awal senilai 6,5 miliar dolar AS untuk mengatasi keperluan mendesak dari negara-negara berkembang anggotanya dalam menghadapi pandemi virus corona atau COVID-19.
SESUAIdengan agenda yang ditetapkan, hari ini Presiden Joko Widodo bakal melantik para gubernur terpilih, hasil Pemilukada 9 Desember 2015. Pelantikan yang akan berlangsung di IstanaNegara itu…