BI Dorong Pemda Lakukan Stimulus Hadapi Lesunya Roda Perekonomian
Bank Indonesia mendorong agar seluruh pemerintah daerah di Kalteng untuk melakukan berbagai stimulus dalam mengkatalis lesunya roda perekonomian sejak pandemi covid-19 ini.t
Tag
Bank Indonesia mendorong agar seluruh pemerintah daerah di Kalteng untuk melakukan berbagai stimulus dalam mengkatalis lesunya roda perekonomian sejak pandemi covid-19 ini.t
Sekda Kalteng Fahrizal Fitri, mengatakan dukungan dan sinergi Bank Indonesia Perwakilan Kalteng terhadap pemerintah provinsi?sangat diperlukan dalam program Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah atau TP2DD.
Bank Indonesia melaksanakan kegiatan Forum Komunikasi Media atau FKM sebagai bentuk koordinasi. Namun kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya itu kali ini berlangsung berbeda.
Plt?Gubernur Kalteng, Habib Ismail bin Yahya mengatakan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalteng dan Bank Indonesia perwakilan Kalteng diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng menyatakan ekonomi dan keuangan Islam memiliki peran besar untuk mencapai tujuan menjadi Indonesia Maju pada 2045.
Pada 2021, bank sentral memperkirakan inflasi akan berada di kisaran 3 persen plus minus 1 persen. Meskipun demikian, Bank Indonesia tetap mewaspadai sejumlah risiko antara lain meningkatnya permintaan domestik sejalan dengan proses pemulihan ekonomi nasional.
Bank Indonesia (BI) mendorong potensi pesantren dalam menggerakkan ekonomi syariah nasional secara inklusif karena pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga pusat kegiatan ekonomi.
Namun SBT triwulan III-2020 itu lebih rendah dibandingkan dengan 68,3 persen pada triwulan III-2019.
Perbaikan perekonomian nasional ini diharapkan terdorong oleh kenaikan permintaan domestik, sejalan dengan stimulus dari sisi fiskal dan moneter, termasuk kemajuan restrukturisasi dunia usaha.
Bank Indonesia (BI) menyempurnakan ketentuan uang muka bagi pemberian Kredit/Pembiayaan Kendaraan Bermotor (KKB/PKB) untuk pembelian kendaraan bermotor berwawasan lingkungan menjadi nol persen.
Inflasi Kalimantan Tengah pada bulan Agustus relatif rendah dan stabil, secara tahunan. Sementara realisasi pendapatan maupun belanja Pemerintah Daerah lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.
Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran menerima Token of Appreciation-ToA atau Tanda Penghargaan Uang Peringatan Kemerdekaan 75 tahun Republik Indonesia atau UPK 75 tahun RI dari Bank Indonesia yang diserahkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalteng, Rihando.
Cadangan devisa tersebut menembus rekor tertinggi sepanjang sejarah setelah melampaui?rekor tertinggi sebelumnya pada posisi akhir Juli 2020 sebesar US$ 135,1 miliar.
Usia pendaftar pun dibatasi maksimal 26 tahun untuk lulusan S1 dan maksimal 28 tahun untuk lulusan S2. Batas usia dihitung per 5 September 2020.
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merespons kabar yang beredar soal revisi Undang-undang tentang Bank Indonesia . Menurut dia, rencana revisi undang-undang BI tersebut…
Ekonom Bank Permata Josua Pardede minta agar independensi Bank Indonesia (BI) dalam memutuskan kebijakan moneter mutlak dipertahankan dengan tidak membentuk Dewan Moneter sesuai draf revisi UU BI karena praktiknya dikhawatirkan kembali ke zaman Orde Baru.
Gubernur?Bank Indonesia?Perry Wardjiyo menyebutkan nilai tukar?rupiah?terhadap dolar AS masih terlalu rendah dari level fundamentalnya (undervalue). Karena itu, kata dia, potensi penguatan mata uang RI masih terbuka.?
Uang Peringatan Kemerdekaan atau UPK baru dengan nilai RP 75.000 dengan ukuran angka 75 dan tiga angka 0 di belakangnya berbeda. Seolah-olah tiga angka 0 itu hampir tidak terlihat dan hanya angka 75 yang dominan, seperti redenominasi. Terkait hal ini, Bank Indonesia Kalimantan Tengah memberikan penjelasannya.
Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Manajemen Intern Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Devy Ika Puspitosari mengatakan daerah ini mendapatkan jatah 800.000 lembar uang pecahan Rp 75.000 dari pemerintah pusat.
Bank Indonesia?atau BI?resmi menerbitkan?uang barv?peringatan Kemerdekaan 75 Tahun Republik Indonesia. Uang khusus ini berjenis uang kertas pecahan Rp 75.000 dengan tahun emisi 2020.