Ini Target dari Pelatihan Teknis Pengkajian Kebutuhan Pascabencana
Pelatihan teknis pengkajian kebutuhan pascabencana atau Jitu Pasna digelar di Palangka Raya. Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekda Kalteng Fahrizal Fitri, Rabu, 24 Juli 2019 petang.
Tag
Pelatihan teknis pengkajian kebutuhan pascabencana atau Jitu Pasna digelar di Palangka Raya. Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekda Kalteng Fahrizal Fitri, Rabu, 24 Juli 2019 petang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Kapuas mensosialisasikan bencana dan penanggulangannya kepada para murid di SD Negwei 3 Selat Hilir Kuala Kapuas pada Jumat, 28 Juni 2019.
Selama ini harus ke Kota Palangka Raya terlebih dulu, sehingga memerlukan waktu dan biaya yang cukup besar
Pemkab Sukamara terus memproses pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD, di mana Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) telah memberikan persetujuan atas rencana tersebut.
Pemkab Gunung Mas menggelar rapat koordinasi siaga darurat bencana banjir, di ruang rapat lantai 1 kantor bupati, Selasa 30 April 2019.
Tujuan penyelenggaraan raperda penanggulangan bencana adalah untuk menjamin terselenggaranya pelaksanaan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, terkoordinasi, dan menyeluruh.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur akan memberikan perlindungan dari ancaman resiko dan dampak bencana kepada masyarakat.
Sekolah aman bencana sendiri ada memiliki beberapa indikator, seperti menyiapkan jalur evakuasi, rambu-rambu informasi mengenai bencana dilingkungan sekolah, dan sejumlah indikator lainnya
Kerawanan tanah longsor tersebut akan terjadi saat musim hujan
Penanggulangan bencana bukanlah tanggung jawab perorangan atau suatu instansi saja.
Contohnya Kobar rawan bencana banjir serta kebakaran hutan dan lahan
Meski begitu, Bupati berharap di tahun 2019 ini tidak ada terjadi bencana di Kabupaten Kapuas sehingga masyarakat tetap bisa terus beraktivitas dengan normal dan lancar.
Bupati juga mengharapkan seluruh camat serta perangkat desa menyiagakan personel untuk mengantisipasi kejadian bencana terutama pada saat hujan dengan intensitas tinggi.
Beberapa kecamatan atau desa di Kapuas memiliki resiko tinggi terhadap bencana banjir, angin puting beliung dan cuaca ekstrim
"Kita selalu mengimbau masyarakat, khususnya nelayan untuk selalu waspada terhadap perkembangan cuaca," kata Brigadir Yadi Supiandi, Selasa (15/1/2019).
"Suasana sempat sangat kacau. Warga ketakukan, dan saya juga pergi mencari perlindungan," tutur Ama, warga Kecamatan Jelai.
Selain waspada terhadap banjir, jenis lainnya yang perlu diwaspadai adalah longsor maupun kebakaran.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Selatan siap siaga antisipasi bencana alam. Demikian diungkapkan Sekretaris BPBD Barsel, Dime Dinamika, Rabu (9/1/2018).
Bupati Barito Utara Nadalsyah meminta seluruh pemangku kepentingan dan elemen masyarakat harus tanggap terhadap ancaman bencana.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Panahatan Sinaga mengatakan bahwa kegiatan pengembangan Desa Tanggap Bencana (Destana) di Desa Sei Ahas meningkatkan kapasitas kelembagaan masyarakat.