Hewan Ini Juga Nih yang Obrak-abrik Pohon Kelapa Warga di Lingkar Kota Selatan Sampit
Di sekitar lokasi laporan juga ditemukan dua batang kelapa yang dirusak dan dimakan umbutnya. Pihaknya meyakini pengrusakan tidak hanya terjadi akhir-akhir inii
Tag
Di sekitar lokasi laporan juga ditemukan dua batang kelapa yang dirusak dan dimakan umbutnya. Pihaknya meyakini pengrusakan tidak hanya terjadi akhir-akhir inii
BORNEONEWS, Sampit - Kemunculan beruang di dekat permukiman warga di Sampit, Kotawaringin Timur, makin meresahkan. Bahkan dalam sepekan terakhir Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mendapatkan…
Pemancing dan pencari kelakai (tumbuhan paku) diminta waspada akan keberadaan beruang di sekitar Jalan Lingkar Kota Utara Sampit, Kotawaringin Timur. Pasalnya beruang yang sebelumnya sempat dikira kembali ke habitatnya ternyata kembali lagi di kawasan tersebut
BORNEONEWS, Sampit - Balai Konservasi Sumber Daya (BKSDA) Pos Jaga Sampit menindaklanjuti laporan Johny Tangkere, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kotawaringin Timur yang…
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit?bakal menarik perangkap yang dipasang di lokasi kemunculan beruang di Gang Setiaji, Jalan Lingkar Kota Sampit. Perangkap ditarik lantaran sudah tidak ada laporan kemunculan beruang lagi.?
Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah menjelaskan, penangkapan buaya yang belakangan muncul di Sungai Mentaya belum dapat dilakukan. Sebab, buaya selalu muncul di tengah sungai dan lokasinya tidak tetap di satu titik
Beberapa warga pun ada yang berinisiatif meminta jasa pemasangan PDAM agar tidak perlu ke sungai untuk aktivitas mandi dan mencuci
Sementara berdasarkan pengakuan warga, kemunculan buaya tak hanya itu terjadi. Bahkan sebagian mereka mengaku ada yang melihat setahun sekali
Apalagi menurut Muriansyah, ada aturan baru terkait jenis-jenis hewan yang dilindungi oleh negara. Maka pedagang perlu mengetahui hewan yang dilindungi oleh negara itu
Perangkap beruang tersebut nantinya akan dipasang di sekitar Kompleks Perumahan Wengga Metropolitan
Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA) terus memantau keberadaan beruang di Jalan Lingkar Kota Utara Sampit dan sejumlah wilayah lainnya. Meski sudah sekitar sebulan ini perangkap yang dipasang belum berhasil menangkap beruang.?
Dari hasil tindak lanjut di lapangan, kemunculan beruang tersebut diduga hendak mencari makan, karena di dekat lokasi terdapat kebun nanas yang sudah tidak terawat
Sehingga dia berkeinginan agar buaya bisa dikumpulkan di satu tempat seperti di Pulau Lepeh atau di Danau Burung, Desa Lampuyang