BMKG: Gelombang Empat Meter Berpotensi Terjadi di Perairan Nias
Perairan Barat Sumatra Utara, perairan Kepulauan Batu, dan perairan Timur Kepulauan Nias berpotensi diterjang gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter.
Tag
Perairan Barat Sumatra Utara, perairan Kepulauan Batu, dan perairan Timur Kepulauan Nias berpotensi diterjang gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter.
"Tim dari pusat dan UPT BMKG itu melakukan survei gempa bumi merusak, meliputi survei makroseismik, pengukuran mikrotremor dan MASW, untuk mengetahui karakteristik serta respons tanah terhadap guncangan, monitoring gempa susulan, dan verifikasi dampak tsunami di lapangan,"
"Untuk bagian barat Indonesia diwaspadai terdapat potensi hujan ringan di Medan, Padang, Bengkulu, Bandarlampung, Pontianak, dan Tanjung Selor,"
Meskipun terdapat peringatan hujan tersebut, BMKG memprakirakan sebagian besar kota-kota lainnya di wilayah barat Indonesia akan lebih didominasi oleh kondisi cuaca berawan hingga berawan tebal.
BMKG mencatat sejumlah wilayah seperti Kalimantan, Papua, dan Jawa pada September-November 2026 berpotensi mengalami kondisi lebih kering dibandingkan 1997.
Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor BMKG Utari Randiana di Banjarbaru, Minggu, mengatakan potensi gelombang tertinggi diprakirakan terjadi di perairan Tanah Laut dan Kotabaru dengan ketinggian berkisar 1,25 hingga 2,5 meter sehingga memerlukan kewaspadaan dari pengguna jasa transportasi laut.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, menyampaikan bahwa grafik akumulasi titik panas sejak awal tahun menunjukkan laju peningkatan yang signifikan dan lebih cepat dibandingkan periode El Nino sebelumnya, bahkan medio 2015 atau lebih dari satu dekade yang lalu.
Prakirawan BMKG Vita dalam siaran yang diikuti dari Jakarta, Minggu, mengimbau warga yang berada di wilayah terdampak untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap dampak sekunder yang dapat ditimbulkan.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi H. Asan Sampit, Mulyono Leo Nardo, menjelaskan bahwa perubahan tersebut merupakan hasil review dan analisis klimatologi terkini berdasarkan kondisi atmosfer dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam siaran BMKG yang diikuti dari Jakarta, Kamis, wilayah yang diperkirakan mengalami kondisi cerah berawan, berawan, hingga berawan tebal meliputi Banda Aceh, Jambi, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Palangka Raya, dan Samarinda.
"Pola angin umumnya bertiup dari arah timur hingga Selatan dengan kecepatan berkisar antara 2 sampai 15 knot,"
"Kemudian potensi hujan ringan di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Serang, Jakarta, Bandung, Palangkaraya, dan Tanjung Selor,"
"BMKG mengeluarkan peringatan dini tinggi gelombang hingga 8 Juli 2026,"
BORNEONEWS, Kupang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter di sejumlah wilayah perairan Nusa…
Prakirawan BMKG Annisa dalam tayangan Youtube yang dipantau dari Jakarta menyampaikan?diawali dari wilayah Sumatra dan Riau, Kota Bandar Lampung diprakirakan cerah berawan, sedangkan Banda Aceh, Padang (Sumatera Barat), dan Palembang (Sumatera Selatan) berawan tebal.
Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor Banjarmasin Ruth Mandasari Saragih di Banjarbaru, Selasa, mengatakan gelombang setinggi 2,0 hingga 2,5 meter tersebut diprakirakan terjadi di perairan Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru.
Strawberry Moon merupakan sebutan tradisional untuk bulan purnama yang terjadi setiap Juni. Nama tersebut tidak berkaitan dengan warna Bulan yang berubah menjadi merah muda, melainkan berasal dari tradisi masyarakat asli Amerika Utara yang menggunakan bulan purnama Juni sebagai penanda musim panen stroberi liar.
Kombinasi dinamika atmosfer ini dipengaruhi oleh adanya sirkulasi siklonik yang terbentuk di Samudera Pasifik utara Papua.?
Menurut informasi yang disampaikan melalui akun media sosial BMKG, selama kurun itu gelombang setinggi?2,5 meter hingga empat?meter antara lain berpeluang muncul di bagian Samudera Hindia di sebelah barat Kepulauan Nias serta perairan?selatan Banten.
Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, Senin,?prakirawan Henokhvita menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang dari perairan utara Maluku Utara hingga utara Papua Barat, perairan selatan Kalimantan Tengah hingga Selat Karimata.