BMKG: Sebagian Besar Wilayah RI Diguyur Hujan Ringan pada Minggu
"Hujan ringan diprakirakan mengguyur wilayah Medan, Pekanbaru, Padang, dan Bengkulu,"
Tag
"Hujan ringan diprakirakan mengguyur wilayah Medan, Pekanbaru, Padang, dan Bengkulu,"
"Untuk prakiraan cuaca Indonesia kita awali dari Pulau Sumatera. Terdapat potensi hujan ringan di Medan, Padang, Jambi, Tanjung Pinang, dan Pangkal Pinang,"
Direktur Meteorologi Maritim BMKG?Agie Wandala?dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan kondisi tersebut dipicu oleh pergerakan pola angin di wilayah utara dan selatan ekuator Indonesia.
"BMKG melalui Stasiun Geofisika Manado, mencatat sebanyak 497 kejadian gempa bumi yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya selama periode tersebut,"
Berdasarkan informasi yang diunggah melalui akun Instagram resmi BMKG (@infobmkg), Senin, di Pulau Kalimantan, hujan disertai petir berpotensi terjadi di Pontianak. Sementara itu, hujan ringan diprakirakan turun di Tanjung Selor dan Samarinda.
Prakirawan BMKG Ina Indah dalam video perkiraan cuaca yang dipantau di Jakarta, Senin pagi, menyampaikan bahwa hujan ringan berpotensi terjadi di Medan, Sumatera Utara; Pekanbaru, Riau; Padang, Sumatera Barat; dan Jambi.
"Bisa dikatakan kita memasuki awal transisi dari musim kemarau ke hujan tapi secara umum kita masih musim kemarau,"
Menurut dia, ketinggian gelombang di pantai selatan DIY yang berkisar dua hingga empat meter berdasarkan prakiraan BMKG berpotensi terjadi dari 28-30 September 2026.
Prakirawan BMKG Miftah Ali dalam siaran prakiraan cuaca di Jakarta, Sabtu, memberikan peringatan spesifik terkait potensi cuaca ekstrem di Pekanbaru.
Kondisi tersebut terjadi bersamaan dengan pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah Sampit. Jarak pandang bahkan dilaporkan menurun drastis hingga kisaran 100-300 meter.
BBMKG Denpasar juga mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi yang dapat mencapai dua meter atau lebih di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok dan perairan Selatan Bali pada 23-24 September.
Kepala Stasiun Meteorologi Sanggu, Eko Bambang Minarto, mengatakan kondisi kemarau yang lebih panjang tersebut berkaitan dengan pengaruh El Nino yang turut memundurkan datangnya musim hujan di wilayah Barito Timur.
Rahmat juga memastikan kabut asap yang menyelimuti Sampit tidak dipengaruhi oleh hujan intensitas ringan yang terjadi sehari sebelumnya.
Prakirawan BMKG Ina Indah dalam kanal YouTube yang dipantau dari Jakarta menyampaikan, diawali dari wilayah Sumatra, cuaca di Kota Banda Aceh diprakirakan berawan tebal, sedangkan Medan dan Padang berpotensi diguyur hujan ringan.Sementara itu, wilayah Pekanbaru, Jambi, Palembang, dan Bengkulu dip
BMKG dalam pembaruan informasi yang dihimpun di Jakarta, Minggu dini hari melaporkan bahwa aktivitas kegempaan terbaru berupa gempa tektonik bermagnitudo 2,0 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo pukul 01.21 WIB.
"Gelombang setinggi empat meter dapat terjadi di perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, dan perairan timur Kepulauan Nias,"
Hujan sempat mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Namun, hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir masih bersifat lokal dan berlangsung singkat sehingga belum menjadi tanda ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berakhir.
Berdasarkan data BMKG yang diunggah di akun instagram?@infobmkg?pukul 05.00 WIB, Senin,?dari ribuan gelombang gempa itu, tercatat guncangan paling tinggi dengan?magnitudo?6,2,?sedangkan magnitudo terkecil?0,9.
"Total gempa bumi susulan hingga tanggal 19 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB atau 06.00 WITA, sebanyak 2.768 kejadian. Magnitudo terbesar 6,2 dan terkecil 1,1,"
"Kota Palembang dan Bandar Lampung diprakirakan udara kabur. Waspadai hujan dengan intensitas sedang yang dapat melanda Kota Medan,"