Bocah 10 Tahun Selamat dari Serangan Buaya
Seorang bocah berumur 10 tahun warga Desa Ganepo, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), berhasil selamat dari serangan buaya meskipun kakinya sempat diterkam.?
Tag
Seorang bocah berumur 10 tahun warga Desa Ganepo, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), berhasil selamat dari serangan buaya meskipun kakinya sempat diterkam.?
Sementara?di Sungai Mentawa tersebut diketahui masih ada beberapa ekor buaya dengan ukuran sekitar 1,4 meter dan hewan ini sering dilihat warga muncul ke permukaan
BKSDA Pos Jaga Sampit menindaklanjuti tertangkapnya seekor buaya oleh warga saat memancing di Sungai Mentawa, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Terkait itu,?BKSDA memasang jerat buaya di anak Sungai Mentaya tersebut.
Pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, mengatakan bahwa tidak hanya ada seekor buaya saja di Sungai Mentawa, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).?
Seorang warga Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dapat?seekor buaya. Begini ceritanya
Kapolsek mengimbau warga agar bijak bermedia sosial, saring sebelum sharing
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit memberikan bantuan pengobatan terhadap remaja 16 tahun yang menjadi korban serangan buaya di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Awalnya, pencarian berjalan normal seperti biasanya. Tanpa ada terlihat kemunculan buaya di muara sungai
erkait kemunculan buaya di Sungai Arut, Kamis, 1 Oktober 2020 malam, Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Pangkalan Bun, BKSDA Kalteng keesokan harinya menggelar sosialisasi terhadap warga agat lebih waspada terhadap keberadaan reptil tersebut.
Warga yang bermukim di pinggir Sungai Arut padb?Kamis, 1 Oktober 2020 sekitar pukul 21.30 WIB mendadak heboh.
Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, M Abadi menyebutkan kasus keganasan serangan buaya terhadap manusia sejauh ini belum ada solusi.?
Kepala Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Muksin, mengatakan bahwa terjadinya serangan buaya terhadap warganya, kemungkinan besar akibat habitat hewan tersebut sudah terganggu.?
BORNEONEWS, Sampit - Saat ini mayoritas warga Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bekerja mencari ikan dan kerang. Namun pekerjaan yang mereka lakukan selama…
Dua kakak beradik bernama Isnawati dan Rama menjadi korban serangan buaya di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Dua kakak beradik?di Desa Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur bernama Isnawati (25) dan Rama, menjadi korban sambaran buaya saat mencari kerang.
BORNEONEWS, Sampit - Seorang perempuan, Lisna (25), warga Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi korban sambaran buaya, Minggu malam, 28 September 2020.…
Warga Desa Handil?Sohor, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) beramai-ramai menangkap seekor buaya yang masuk ke dalam parit di samping rumah.
Ibramsyah, warga Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menyerahkan buaya yang sudah dipeliharanya selama enam tahun kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, pada Selasa, 07 Juli 2020.?
BKSDA memasang 2 set jerat buaya di sungai pada Minggu, 21 Juni 2020. Cara ini?dilakukan karena ada laporan warga terkait kemunculan buaya
Pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, memasang dua?set jerat buaya di Sungai Desa Handil Sohor, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).?