DPRD Kotim: Perhatian Terhadap Kebudayaan Lokal Menurun
Taman Miniatur selalu menjadi primadona di Sampit. Beberapa orang dari daerah lain kerap berkunjung ke tempat itu
Tag
Taman Miniatur selalu menjadi primadona di Sampit. Beberapa orang dari daerah lain kerap berkunjung ke tempat itu
Generasi muda sebagai pewaris harus bisa melanjutkan tongkat estafet pelestarian budaya daerah agar nantinya budaya yang sudah terjaga dan diwariskan turun temurun tidak punah.
Penggiat seni perlu membuat berbagai karya dengan topik atau tema lokal daerah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya meningkatan kunjungan wisatawan. Bahkan tahun ini, pihaknya memulai dengan sejumlah agenda budaya lokal dan eveo promosi produk lokal.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Sarjono mengungkapkan, pihaknya akan memberikan contoh pelaksanaan dan pemberdayaan budaya lokal.
Sanggar budaya dan kesenian di Kotim sebenarnya tidak banyak. Namun seiring dengan ditambah tidak diperhatikan aktivitas kegiatannya berangsur-angsur menghilang.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kapuas Darwandie mengajak generasi muda melestarikan kesenian dan budaya daerah setempat, sehingga akan terus terjaga dan bisa diketahui oleh anak cucu.
Bupati Murung Raya (Mura) Perdie meminta semua pihak terkait terus mengangkat sektor pariwisata dan budaya di kabupaten bermotto Tira Tangka Balang (maju terus pantang mundur) tersebut.
Ritual ini dikemas dengan lebih menarik untuk dijadian sebuah wadah pariwisata di Kotim ini dan dijadikan agenda tahunan
Ritual adat Mapakanan Sahur dan Mamapas Lewu di Kabupaten Kotawaringin Timur digelar di Taman Miniatur Budaya, Jalan Karang Taruna, Kota Sampit.
Masyarakat Kalimantan sangat menghormati adat dan budaya warisan lelulur
Legislator melihat selama ini kultur dan budaya mulai tergerus. Padahal, budaya dan kearifan lokal ini mampu menarik minat wisatawan.
Puluhan pelajar setingkat SMA sederajat di Puruk Cahu mengikuti sosialisasi pembinaan warisan budaya yang dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Murung Raya (Mura).
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukamara, Sugiyo mengatakan Bahw pihaknya telah melakukan iventarisir beberapa peninggalan jaman dulu yang akan didaftarkan sebagai cagar budaya.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukamara beruapaya melestarikan peninggalan-peningalan jaman dahulu, agar kedepannya dapat terdaftar sebagai cagar budaya.
BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Parimus menyebut harus ada kebijakan dari pemerintah daerah untuk memberdayakan dan mengatur kebudayaan lokal. Di mana menurut dia…
Kebudayaan lokal mulai menghilang di tengah masyarakat akibat kurangnya perhatian dan pemberdayaan dari pemerintah kabupaten.
Kekayaan berupa deposit kearifan budaya di Kalteng, dapat menjadi modal untuk berperan dalam memajukan produksi film di Indonesia.
Haruddin mendorong perfilman mengangkat tema yang bermanfaat, seperti kearifan budaya lokal.
LSF menilai Kalimantan Tengah sebagai salah satu provinsi yang memilki kekayaan kearifan budaya lokal yang sangat tinggi. Sehingga perlu mengeksplorasi budaya lokal dalam sebuah film yang bermanfaat.