Dari 10 Kecamatan Masih Ada 42 Desa Blankspot Sinyal di Murung Raya
Dari 42 desa yang blankspot sinyal diharapkan bisa memanfaatkan dana desa (dd) dengan bekerja sama dengan penyediaan sinyal telekomunikasi
Tag
Dari 42 desa yang blankspot sinyal diharapkan bisa memanfaatkan dana desa (dd) dengan bekerja sama dengan penyediaan sinyal telekomunikasi
Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil diminta agar memaksimalkan perekaman Kartu Tanda Penduduk atau KTP Elektronik (KTP El) dengan sistem jemput bola hingga ke desa.
Dengan penyerahan bantuan hibah buku kepada masing-masing desa 50 eksemplar buku bisa?meningkatkan serta mewujudkan upaya kegemaran membaca masyarakat
Ada 15 desa di Kabupaten Barito Timur yang akan dimaksimalkan untuk tanam?jagung, terutama untuk memenuhi bahan baku pakan ternak.
Selain BTS?juga telah dilakukan pemasangan 100 titik wifi gratis?dan seluruhnya saat ini sudah online dan bisa dinikmati?masyarakat
Dinas ketenagakerjaan dan transmigrasi atau Disnakertrans Murung Raya (Mura) beri peluang bagi setiap desa untuk bekerjasama dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi masyarakat desa.
UHC Nurani merupakan program yang digagas Lurah Raja bersama puskesmas?untuk menjamin kesehatan masyarakat kurang mampu dengan sistem gotong royong
Kepala desa?harus lebih mengedepankan pelayanan kepada masyarakat didesa. Pelayanan yang cepat, tepat dan prosedural
Saat ini warga di sana sudah menikmati jaringan komunikasi selular maupun internet yang bisa diakses dengan mudah
Desa terpencil di Kecamatan Suling Tambun dan Seruyan Hulu kini sudah dapat menikmati jaringan komunikasi selular, seiring beroperasinya BTS Jaringan Komunikasi.
Dengan bersatu dan bersama sama dalam memajukan desa, maka kemajuan desa dan kesejahteraan seluruh masyarakatnya akan terwujud
Sebanyak 11 Desa di Gunung Mas mendapat dana desa atau DD tambahan dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN) 2020.
Kapolsek Sebangau Iptu Wayan Sukarya melakukan patroli sambang di Desa Bereng Bengkel, Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya, Senin 20 Januari 2020.
Sebanyak 1.508 orang ikuti seleksi perangkat desa yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Senin 20 Januari 2020.
Pencegahan stunting ini berdasarkan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 11 Tahun 2019 tentang prioritas penggunaan dana desa
Sekretaris Daerah (Sekda) Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor menyebutkan bahwa di sejunlah desa di daerah ini sangat membutuhkan sitem penyediaan air bersih (SPAM). Hal itu dilakukan sebagai upaya antisipasi jika kemarau terjadi.
Sejumlah desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat ini sudah mulai digenangi air. Ini terjadi karena intensitas hujan yang tinggi sehingga air sungai mulai naik dan menggenangi permukiman.
Dana ini tersebar untuk 168 desa di Kotim. Dengan harapan bisa memberikan dampak yang signifikan untuk pembangunan desa
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) tentang seleksi perangkat desa, Senin, 13 Januari 2010.
Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, M Khozaini mendorong agar setiap desa di daerah ini menunjukan unggulan di wilayah masing-masing.