Ekspor Kalteng Tembus US$2,37 Miliar, Surplus Perdagangan Capai US$2,35 Miliar
Kondisi tersebut membuat Kalteng mencatat surplus perdagangan luar negeri sebesar US$2,35 miliar selama delapan bulan pertama 2026.
Tag
Kondisi tersebut membuat Kalteng mencatat surplus perdagangan luar negeri sebesar US$2,35 miliar selama delapan bulan pertama 2026.
BORNEONEWS, Palangka Raya – Nilai ekspor Kalimantan Tengah sepanjang Januari-Juli 2026 mencapai US$2.157,30 juta atau sekitar US$2,15 miliar. Angka tersebut meningkat 5,87 persen dibandingkan periode…
Meski impor meningkat, Kalimantan Tengah masih membukukan neraca perdagangan yang sangat positif. Hingga Mei 2026, surplus neraca perdagangan mencapai US$1.468,27 juta.
Taufiqurrahman dalam penyampaian berita resmi statistik di kantor BPS Kalteng tersebut menjelaskan bahwa komoditas unggulan masih didominasi hasil sumber daya alam.
BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah mencatat nilai ekspor daerah itu pada periode Januari–September 2025 mencapai US$2.554,32 juta, atau mengalami…
Neraca perdagangan luar negeri Kalimantan Tengah pada Januari hingga Agustus 2025 tetap mencatatkan surplus, meski nilai ekspor dan impor mengalami penurunan signifikan.
Jepang, India, dan Korea Selatan menjadi negara tujuan utama ekspor Kalimantan Tengah pada Maret 2025. Nilai ekspor ke Jepang mencapai US$79,16 juta, berkontribusi 29,28 persen terhadap total ekspor, sementara ke India sebesar US$57,22 juta atau 21,16 persen, dan Korea Selatan US$38,02 juta yakni 14,06 persen.
Pada Maret 2025, nilai ekspor Kalimantan Tengah mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya. Total ekspor mencapai US$270,36 juta, turun 10,64 persen dari Februari 2025.
Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah mencatat bahwa seluruh ekspor daerah tersebut pada Maret 2025 merupakan komoditas non-migas dengan nilai mencapai US$270,36 juta.
Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah mencatat nilai ekspor provinsi tersebut pada Maret 2025 mencapai US$270,36 juta, mengalami penurunan 10,64 persen dibanding Februari 2025 dan turun 19,05 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Kontribusi signifikan ini berasal dari beberapa kelompok komoditas utama. Kelompok lemak dan minyak hewani/nabati, seperti minyak kelapa sawit, menjadi salah satu penyumbang terbesar
Total nilai ekspor naik dari US$56,75 juta pada Februari 2024 menjadi US$70,67 juta pada bulan yang sama di tahun ini. Kenaikan tersebut memperlihatkan tren positif dalam aktivitas perdagangan luar negeri wilayah Kalimantan Tengah
Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, melaporkan bahwa komoditas utama ekspor Kalimantan Tengah pada Februari 2025 meliputi batu bara, minyak kelapa sawit, dan kayu olahan.
BORNEONEWS, Palangka Raya - Negara-negara Asia menjadi dominan dalam peta perdagangan luar negeri Kalimantan Tengah pada Januari 2025. Jepang, Korea Selatan, dan India menjadi tiga negara tujuan…
Sektor pertambangan menjadi penyumbang terbesar ekspor Kalimantan Tengah pada Januari 2025, dengan kontribusi mencapai 79,41 persen dari total nilai ekspor.
Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti mengatakan bahwa pada Desember 2024, Kalimantan Tengah mencatat total ekspor sebesar US$417,22 juta, semuanya merupakan komoditas non migas.
Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti mengatakan bahwa pada November 2024, seluruh ekspor Kalimantan Tengah terdiri dari komoditas non-migas dengan nilai mencapai US$356,39 juta.
Negara tujuan utama ekspor Kalimantan Tengah pada Oktober 2024 adalah India, Jepang, dan Tiongkok. Nilai ekspor ke India mencapai US$80,46 juta dan berkontribusi sebesar 29,52 persen terhadap total ekspor Kalimantan Tengah.
Ekspor melalui pelabuhan di Kalimantan Tengah selama September 2024 didominasi oleh hasil industri, dengan nilai mencapai US$20,82 juta atau 70,86 persen dari total ekspor melalui pelabuhan di Kalimantan Tengah.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, mengungkapkan bahwa negara tujuan utama ekspor Kalimantan Tengah pada September 2024 adalah Jepang, Korea Selatan, dan India.