Festival Budaya Mihing Manasa di Gunung Mas Sarana Lestarikan Budaya Daerah
Ketua DPRD Gunung Mas Akerman Sahidar berharap Festival Budaya Mihing Manasa (FBMM) menjadi sarana melestarikan budaya daerah.
Tag
Ketua DPRD Gunung Mas Akerman Sahidar berharap Festival Budaya Mihing Manasa (FBMM) menjadi sarana melestarikan budaya daerah.
Puluhan peserta mengikuti lomba pawai budaya yang dilaksanakan di Taman Kota Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas, Senin, 17 Juni 2024.
Ribuan peserta berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Gunung Mas mengikuti Festival Budaya Mihing Manasa (2024) yang digelar pada 16-20 Juni 2024.
Pj Gunung Mas Herson B Aden membuka Festival Budaya Mihing Manasa (FBMM) dan pameran pembangunan yang ditandai dengan menabuh ketambung.
Pemerintah Kabupaten Gunung Mas menunda pelaksanaan Festival Budaya?Mihing Manasa pada April mendatang. Hal itu sebagai langkah pencegahan virus corona.?
Untuk menghibur masyarakat Kabupaten Gunung Mas, Jenita Janet menyanyikan lagu-lagu dangdut yang sangat menarik perhatian ribuan pasang mata yabg hadir di Stadion Mini. Terlebih dengan penampilan atraktif Jenita Janet yang mengenakan busana merah.
Sementara juara II diraih kontingen Kecamatan Sepang dan juara III kontingen Kecamatan Miri Manasa. Penyerahan piala dan uang pembinaan bagi pemenang FBMM dilakukan oleh Bupati Gunung Mas Arton S Dohong saat penutupan FBMM di Stadion Mini Kuala Kurun, Minggu (10/6/2018) malam.
Tim dayung putra dari Kecamatan Miri Manasa berhasill meraih juara I pada lomba dayung tradisional yang dilaksanakan di Bendungan Sakata Juri Kuala Kurun, Jumat (8/6/2018).
Tim dayung dari Kecamatan Manuhing Raya berhasil meraih juara pertama dengan catatan waktu 2 menit 23,23 detik.
Pemenang lomba mangaruhi kategori putra ialah kontingen Kecamatan Rungan Barat. Sedangkan kategori putri direbut kontingen Kecamatan Tewah.
Untuk juara II kontingen dari Kecamatan Kurun dan juara III kontingen dari Kecamatan Sepang.
Mangenta merupakan salah satu tradisi masyarakat Dayak untuk membuat makanan tradisional yaitu kenta.
Sejak Festival Budaya Mihing Manasa (FBMM) dibuka Bupati Gunung Mas (Gumas) Arton S Dohong Senin (4/6/2018) kemarin kini berbagai cabang lomba mulai dipertandingkan.
Pameran pembangunan ini dalam rangka memeriahkan Festival Budaya Mihing Manasa
Sebanyak 921 peserta dari 12 kecamatan di Kabupaten Gunung Mas mengikuti kegiatan Festival Budaya Mihing Manasa (FBMM) yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan hari jadi Kabupaten Gunung Mas ke-16.
Bupati Gunung Mas (Gumas) Arton S Dohong melepas peserta karnaval dan pawai budaya Festival Budaya Mihing Manasa (FBMM) di taman kota Kuala Kurun, Senin (4/6/2018) sore.
da pun kegiatan dalam rangkan memeriahkan hari jadi Kabupaten Gumas seperti Festival Budaya Mihing Manasa (FBMM), pameran pembangunan, jalan sehat, lomba perahu antar SOPD dan lainnya.
FBMM merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan hari jadi Kabupaten Gunung Mas (Gumas) ke-16 pada 21 Juni 2018.
Panitia Festival Budaya Mihing Manasa (FBMM) Kabupaten Gunung Mas menggelar technical meeting persiapan berbagai cabang lomba.
Lokasi kegiatan FBMM akan dilaksanakan di tiga tempat, yakni di GPU Tampung Penyang, Stadion Mini dan Bendungan Sakata Juri yang berlokasi di Kurun Seberang.