Ini Alasan Lemang Diperlombakan di Festival Pelajar Kobar
Lemang merupakan makanan tradisional khas Kalimantan, sehingga perlu terus dilestarikan.
Tag
Lemang merupakan makanan tradisional khas Kalimantan, sehingga perlu terus dilestarikan.
Kaligrafi kontemporer yang buat para peserta berdasarkan Surat At Tahrim ayat 6. Surat ini dipilih karena menjelaskan kewajiban orang tua dalam mendidik anaknya.
Peserta lomba menganyam pada Festival Pelajar ini terdiri dari delapan peserta dari SD, 32 peserta SMP dan 14 peserta SMA. Mereka menganyam tikar purun yang merupakan tikar tradisional dari Kalimantan, khususnya Kalimantan Tengah.
Lomba ini bertujuan untuk melatih peserta untuk lebih berkarya seni khususnya di seni lukis. Selain itu untuk mencintai budaya-budaya yang ada di Kalimantan Tengah, terutama Kotawaringin Barat.
Lagu Rindu Kampung Seko memiliki lirik yang menyebutkan nama daerah, makanan khas, tempat wisata yang ada di Kotawaringin Barat.
Vokal grup pop daerah ini dilakukan untuk melestarikan budaya yang dimiliki baik itu di Kotawaringin Barat maupun di Kalimantan Tengah.
Untuk meningkatkan mutu pendidikan bukan hanya terfokus pada pencapaian kualitas akademik saja. Akan tetapi juga menyangkut aspek non akademik.
Festival Pelajar merupakan perpaduan antara OSN dan O2SN yang dilaksanakan secara bersamaan agar lebih meriah dan ditonton oleh masyarakat.
Festival pelajar ini gabungan dari Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Sekolah Nasional (O2SN), dan Festival Kebudayaan.
Sesuai dengan petunjuk Bupati Nurhidayah, pembukaan kegiatan dipusatkan di Bundaran Pancasila supaya bisa dilihat masyarakat umum.
Ada beberapa perubahan dari rencana sebelumnya. Seperti lokasi pembukaan yang semula di Bundaran Pancasila dialihkan ke Dinas Pendidikan Kobar.
Pemkab Kotawaringin Barat akan menggelar Festival Pelajar pada 12 Maret 2018. Festival pelajar itu akan diikuti semua jenjang mulai dari SD, SMP dan SMA sederajat.!