Pemkab Seruyan Bertekad Tingkatkan Iklim Investasi
Pasalnya, tingkat investasi di Seruyan mulai menurun. Seperti di tahun 2018, investasi yang ditargetkan Rp 1,6 triliun namun realisasinya Rp 1,4 triliun
Tag
Pasalnya, tingkat investasi di Seruyan mulai menurun. Seperti di tahun 2018, investasi yang ditargetkan Rp 1,6 triliun namun realisasinya Rp 1,4 triliun
Saat ini pembangunan di Sukamara dari tahun ke tahun terus mengalami perkembangan cukup pesat
Bupati Murung Raya (Mura) Perdie M Yoseph menggelar pertemuan dengan sejumlah investor, Senin, 1 Juli 2019. Kegiatan di aula kantor bupati itu dihadiri sejumlah perwakilan perusahaan tambang dan kehutanan, juga Kepala SOPD.
Wakil Bupati Murung Raya, Rejekinoor mebuka Workshop Evaluasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) secara online tahun 2019, di Puruk Cahu, Kamis, 20 Juni 2019.
Pemerintah Kabupaten Seruyan harus memberikan jaminan iklim investasi kondusif di daerah. Seperti mengembangkan investasi melalui kekayaan SDA di Seruyan.
Investor BIMP - EAGA Multipro Resources SDN BHD dari Brunei Darussalam akan berinvestasi di Kabupaten Kapuas salah satunya di bidang pertanian akan menurunkan tim planning terkait rencana tersebut terlebih dahulu.
Adanya rencana investasi dari investor BIMP-EAGA Multipro Resources SDN BHD dari Brunei Darussalam di Kabupaten Kapuas, diharapkan berdampak pada kemajuan daerah.
CEO dari BIMP - EAGA Multipro Resources SDN BHD Brunei Darussalam Pangeran Yuri Kesteria telah mengunjungi Kabupaten Kapuas untuk menawarkan investasi di beberapa sektor di antaranya Pelabuhan Batanjung, lahan pertanian di Desa Terusan dan tempat wisata di Pulau Telo.
Kerja sama sub regional ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan sosial ekonomi masyarakat di wilayah negara anggota BIMP EAGA yang kurang berkembang atau terpencil
Rencana dana investasi yang akan dilakukan investor asal negara Brunei cukup banyak, maka tidak salah sebagian dana tersebut untuk mendukung pembangunan rumah sakit tipe A.
Saat ini putra-putri Kalteng pada dasarnya tidak kalah cerdasnya dengan provinsi maju lainnya. Hanya saja terkadang terhalang masalah finansial untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi.
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat menyambut baik rencana investor asal negara Brunei Darussalam yang ingin mengembangkan wisata di Pulau Telo.
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat berharap investor asal negara Brunei Darussalam melirik dalam pengembangan Pelabuhan Batanjung.
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengapresiasi langkah Brunei-Indonesia-Malaysia-Philipines East Asean Growth Area Multipro Resources SDN BHD yang akan berinvestasi di Kalteng.
BIMP-EAGA Multipro Resources SDN BHD Brunei Darussalam berencana berinvestasi sebesar U$10 miliar atau sekitar Rp142,3 triliun di Provinsi Kalimantan Tengah.
Ada berbagai bidang investasi, terutama infrastruktur, pertanian, perikanan, perindustrian, real estate dan jalan raya.
Pertemuan itu tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan di Brunei Darusalam pada 1 Februari 2019 lalu.Dimana menghasilkan MoU bisnis to bisnis dari BIMP EAGA di Kalimantan Tengah untuk membangun Mega Project pengembangan padi 50.000 hektare peternakan dan pertanian modern.
Dalam MoU tersebut, disebutkan tujuan utama BIMP AEGA di Kalteng adalah membangun mega project world class Palangka Raya, dengan proyek beberapa pendukung investasi lainnya.
Bupati Sukamara berharap, dengan kehadiran investor masuk wilayah tersebut, maka akan berdampak baik terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi meminta kepada seluruh perusahaan yang berinvestasi dan membuka di daerah ini, agar mengutamakan masyarakat lokal untuk bekerja. "Kami pemerintah mempersilahkan pengusaha berinvestasi di Kotim ini. Tapi berdayakan masayarakat. Karen