Jembatan Patah Jalan Kapten Mulyono Sampit Ditutup Total Selama Pemeliharaan
"Kalau pemeliharaan masih tetap kayu, tetapi diganti total kayu ulinnya. Mudah-mudahan bisa bertahan sampai nanti kita bangun yang permanen,"
Tag
"Kalau pemeliharaan masih tetap kayu, tetapi diganti total kayu ulinnya. Mudah-mudahan bisa bertahan sampai nanti kita bangun yang permanen,"
Dari sisi pengawasan lalu lintas, pihaknya menghadapi kendala di lapangan. Meski truk bermuatan berat umumnya sudah diarahkan melalui jalur lingkar utara dan selatan, masih ditemukan pelanggaran, terutama pada malam hari.
Jembatan tersebut selama ini kerap dikeluhkan masyarakat karena sering mengalami kerusakan di bagian lantai jembatan. Baut yang lepas, kayu patah, lantai berlubang, hingga pelat besi yang terlepas menjadi masalah yang terus berulang.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan desain konstruksi serta kebutuhan anggaran pembangunan ulang Jembatan Patah di Jalan Kapten Mulyono akan ditentukan melalui penyusunan Feasibility Study (FS) yang direncanakan dilaksanakan pada tahun ini.
BORNEONEWS, Sampit – Jembatan Sei Mentawa atau yang kerap disebut Jembatan Patah di Jalan Kapten Mulyono, Sampit, kini kondisinya semakin mengkhawatirkan. Selain licin akibat timbunan tanah, jembatan…
Jembatan Sei Mentawa di Jalan Kapten Mulyono Sampit kembali rusak setelah diperbaiki 2 bulan lalu. Kerusakan kali ini hingga membuat beberapa kayu ulin patah menyebabkan lubang di ujung selatan jembatan.
Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur mengingatkan agar truk angkutan berat tidak melintasi Jembatan Sei Mentawa atau Jembatan Patah, Jalan Kapten Mulyono, Sampit.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Bunyamin mendukung wacana pembangunan ulang jembatan di Jalan Kapten Mulyono Sampit karena memang dibutuhkan.
Warga yang melintas di Jalan Kapten Mulyono, Sampit, Kotawaringin Timur, tepatnya di kawasan Jembatan Patah merasa risih dengan keberadaan sampah di sisi kanan dan kiri jalan itu.
Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kotawaringin Timur, akan memperbaiki kerusakan jembatan di Jalan Kapten Mulyono Sampit. Selama masa perbaikan, jembatan akan ditutup.?
Sebuah truk pengangkut bahan material terperosok di Jembatan Kapten Mulyono atau biasa disebut masyarakat sekitar Jembatan Patah, Kamis, 19 Agustus 2021.