TNI AL Temukan 6 Korban Kapal Hilang di Kalbar, 2 Selamat
Prajurit TNI Angkatan Laut yang tergabung dalam regu pencarian dan penyelamatan (SAR) pada Selasa menemukan enam penumpang dari belasan kapal yang hilang di perairan Kalimantan Barat.
Tag
Prajurit TNI Angkatan Laut yang tergabung dalam regu pencarian dan penyelamatan (SAR) pada Selasa menemukan enam penumpang dari belasan kapal yang hilang di perairan Kalimantan Barat.
Meski ini merupakan hari ke-27 setelah hilang kontak tanker motor (TM) Namse Bangdzod namun Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sampit belum juga dapat informasi keberadaan kapal muat CPO tersebut.
MT Namse Bangdzod berangkat dari Pelabuhan Bagendang pada 27 Desember 2018. Namun saat berada di perairan Karawang pada dua hari kemudian, kapal sudah tidak bisa terlacak
Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Kalimantan Tengah M Asera, menyebut ada dua kemungkinan penyebab hilang kontak kapal yang mengangkut crude palm oil.
Pencarian dimulai dari menyisir Muara Angke hingga areal buoy barat, Karawang Bekasi, Marunda, hingga buoy timur areal labuh jangkar Tanjung Priok. Tapi belum membuahkan hasil.
Kapal Tanker MT Namse Bangdzod berangkat dari Pelabuhao Sampit menuju Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta 28 Desember 2017. Namun, kapal itu hilang kontak sekitar 50 mil dari titik tujuan.
Sejauh ini polisi masih kehilangan kontak dengan kapal yang muat crude palm oil (CPO). Untuk itu Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) , terus memonitor informasi, terkait Motor Tanker (MT) Namse Bangdzod yang hilang kontak sejak dua hari lalu tersebut.
Motor Tanker (MT) Namse Bangdzod, yang hilang kontak hingga saat ini membawa 12 crew. Terdiri dari seorang nahkoda dan 11 anak buah kapal.
Motor Tanker Namse Bangdzod bermuatan crude palm oil yang pada 27 Desember 2018 berlayar dari Pelabuhan Sampit dengan tujuan Jakarta, hilang kontak hingga saat ini.
BORNEONEWS,Pangkalan Bun - Setelah sempat hilang kontak sejak 27 Agustus 2017 lalu, akhirnya Kapal Cargo Golden Destiny yang sebelumnya diduga tenggelam akhirnya ditemukan selamat. Tim pencari yang…
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kapal Kargo Golden Destiny hilang kontak di sekitar perairan Teluk Kumai, Minggu (3/9/2017). Kapal dengan 30 orang ABK ini berangkat dari Pelabuhan Belawan, Medan Minggu…
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Memasuki hari kelima tenggelamnya KM Karya Bersama di perairan sekitar Seruyan, Sabtu (15/7/2017) lalu, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas dan Polres Seruyan, belum…
BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Selain tetap menggunakan speed boat Basarnas Sampit, dipastikan pada pencarian di hari kelima, Rabu besok (19/7/2017), tim gabungan akan mengerahkan satu unit kapal kayu…
BORNEONEWS, Palangka Raya - Kapolda Kalteng Brigadir Jenderal Anang Revandoko menginstruksikan anggotanya, khususnya Direktorat Pol Air, Polres Seruyan dan Polda Kalteng, terus mencari korban…
BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Memasuki hari keempat sejak tenggelamnya KM Karya Bersama di perairan sekitar Seruyan Sabtu (15/7/2017) lalu, tim gabungan terdiri dari Basarnas Sampit, Polres Seruyan,…
BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Memasuki hari keempat pencarian dua korban kapal tenggelam, Selasa (18/7/2017), pagi ini tim gabungan sudah kembali berangkat untuk mencari dua korban KM Karya Bersama…
BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Nahkoda KM Karya Bersama M Khairudin sempat menerima pesan lisan dari rekannya yang merupakan dua ABK lainnya, Hasan Basri (51) dan Arfah (50), sesaat sebelum keduanya…
BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Dua korban selamat kapal tenggelam yang berhasil dievakuasi petugas ke daratan, Senin (17/7/2017) pagi, yakni M Khairudin, 43, (nahkoda) dan anaknya Safrul Gunawan,18,…
BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Nahkoda KM Karya Bersama M Khairudin yang berhasil selamat dari musibah tenggelamnya kapal tersebut di perairan laut Seruyan, pada Sabtu (15/7/2017) lalu, memberikan…
BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Setelah berhasil dievakuasi ke daratan dengan menggunakan kapal barang KM Voule Punna, dua korban kapal tenggelam yang selamat membutuhkan penanganan kesehatan intensif.…