Kotim Masih Berpotensi Kebakaran Lahan
Sempat mereda setelah terjadi hujan, Kotawaringin Timur kembali berpotensi dilanda kebakaran hutan dan lahan. Sebagian besar wilayah daratan kabupaten itu berstatus sangat mudah terbakar.
Tag
Sempat mereda setelah terjadi hujan, Kotawaringin Timur kembali berpotensi dilanda kebakaran hutan dan lahan. Sebagian besar wilayah daratan kabupaten itu berstatus sangat mudah terbakar.
Anggota Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Dadang H Syamsu menyebutkan kebijakan pemerintah daerah memberikan bantuan alat berat untuk setiap kecamatan diharapkan segera direalisasikan merata.?
Saat kemarau, gambut mudah kering sehingga sangat mudah terbakar, padahal sulit dipadamkan karena api membakar hingga ke dalam tanah meski api di permukaan sudah padam
Sementara itu Lurah Petuk Katimpun melalui Sekretaris, Angelia Eva Solina Angga mengatakan?simulasi yang dilakukan pihaknya bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mengetahui kondisi peralatan karhutla apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak
Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Laksmi Dhewanthi mengatakan teknologi modifikasi cuaca akan terus didorong untuk menjadi bagian upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Perusahaan Besar Swasta atau PBS di Kabupaten Seruyan, wajib berperan aktif dalam pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla. Hal ini ditekankan…
Dalam upaya mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di Kabupaten Seruyan, diperlukan peran bersama.
Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seruyan, menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Seruyan Tahun 2021.
Dalam peristiwa ini?beruntung tidak ada korban jiwa. Rombongan berjumlah 6 orang termasuk motorisnya selamat
Titik panas diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan kembali terdeteksi di Kotawaringin Timur dan sekitarnya. Bahkan jumlahnya meningkat drastis.
Luas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalteng mencapai 642,64 Ha, dengan titik hotspot 2.375. Luasan itu diketahui berdasarkan data?dari BPBPK Kalteng sejal?Januari sampai dengan 21 Oktober 2021.
Plt Kalaksa BPBPK Kalteng, Erlin Hardi mengatakan hingga sampai tanggal 19 Oktober 2021 lalu, kejadian Karhutla di Kalteng mencapai 415 kali.
Dalam rangka mencegah teradinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polsek Arut Utara (Aruta) menggencarkan sosialisasi larangan membuka lahan dengan cara di bakar.
Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Lingkungan Hidup memfasilitasi penyampaian kajian penelitian Yayasan Borneo Institute mengenai kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Pemkab Pulang Pisau berkerjasama dengan Kemitraan?menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Konsultasi Multipihak terkait penguatan kebijakan, kelembagaan pada upaya pencegahan kebakaran lahan dan hutan (Karhutla).
Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang berharap dengan adanya rencana kontijensi (renkon) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kabupaten Pisau, bisa menjadi menjadi strategi efektif dinamis dan berkesinambungan dalam pencegahan dan penanganan karhutla.
Meski sosialisasi terkait bahaya kebakaran terus digaungkan, kasus kebakaran hutan lahan (Karhutla) masih saja terjadi di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat. Oleh sebab itu, aparat terkait tidak bosan untuk selalu mengingatkan warga?agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
Seperti biasanya dan di hari-hari sebelumnya, tim patroli terpadu akan berkeliling dan berpatroli di desa serta menjumpai para warga setempat untuk memberikan sosialisasi dan imbauan dalam pencegahan karhutla
Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) bersama Pemda Kalimantan Tengah dan masyarakat setempat melakukan Operasi Pembasahan Lahan Gambut Rawan Kekeringan (OPGRK) guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di Bumi Gawi Barinjam, semua pihak diharapkan dapat bekerjasama.