Gubernur Kalteng Ingatkan Kabupaten Kota Jangan Kendor Pengawasan Karhutla
Setiap Satgas Karhutla pada tingkat provinsi hingga desa diminta meningkatkan sinergitas dalam penanganan karhutla guna mewujudkan Kalimantan Tengah Bebas Kabut Asap 2021
Tag
Setiap Satgas Karhutla pada tingkat provinsi hingga desa diminta meningkatkan sinergitas dalam penanganan karhutla guna mewujudkan Kalimantan Tengah Bebas Kabut Asap 2021
Untuk memperoleh fokus program kegiatan sampai tingkat rincian obyek belanja, tentunya perlu dilakukan review yang berurusan langsung dalam pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari masing-masing SOPD, kelembagaan dan instansi di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Meski akhir-akhir ini potensi hujan masih terjadi di setiap daerah di Kalteng, Pemda dan masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya ancaman karhutla.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) mencatat, dalam rentang waktu Januari hingga Agustus 2021 terdeteksi 55 hotspot atau titik panas di wilayah Bumi Handep Hapakat.
Bupati Murung Raya Perdie M.Yoseph secara simbolis menyerahkan tiga unit pemadam kebakaran (Damkar) untuk Kecamatan Permata Intan, Kecamatan Laung Tuhup (Latup) dan Kecamatan Tanah Siang Selatan (TSS).
Setiap Satgas Karhutla pada tingkat provinsi hingga desa diminta untuk meningkatkan sinergitas dalam penanganan karhutla guna mewujudkan Kalimantan Tengah Bebas Kabut Asap Tahun 2021
Pemerintah Kabupaten Seruyan, siap melakukan berbagai langkah dalam upayb??mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di wilayah setempat.
Sejak Januari hingga Agustus 2021, kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) telah menghanguskan ratusan hektare di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Wakil Gubernur Kalteng?Edy Pratowo mengharapkan kepada seluruh daerah di Kalteng supaya terus mengoptimalkan antisipasi dini kejadian karhutla di masing-masing wilayahnya.
Bupati Sukamara, Windu Subagio meminta kesiapan menghadapi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) semakin baik, mengingat antisipasi yang dilakukan sudah menjadi agenda rutin setiap tahunnya.
?Bupati Murung Raya Perdie M Yoseph memimpin apel kesiapsiagaan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta pengecekan Sarana Prasarana (Sarpras) penanggulangan Karhutla, Kamis (12/8).
Untuk menghadapi tantangan tugas penanggulangan bencana karhutla di Barito Selatan tahun 2021, wakil ?Bupati Satya Titiek Atyani Djoedir menekankan beberap hal untuk dipedomani dan dilaksanakan.
Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang ada di wilayah Kabupaten Kapuas diimbau dapat berpartisipasi aktif dalam penanganan atau penanggulangan jika terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Guna mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama Polres Barito Utara, Kodim 1013, BPBD, Satpol PP dan instansi terkait lainnya mengikuti apel secara virtual Se- Kalimantan Tengah dalam rangka gelar pasukan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Halaman Kantor Bupati Barito Utara, Kamis 12 Agustus 2021.
BORNEONEWS, Buntok – Wakil Bupati Barito Selatan, Satya Titiek Atyani Djoedir memimpin apel gelar personel dan sarpras dalam rangka kesiapan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Kamis, 12…
Pencegahan dan antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas didorong agar selalu melakukan upaya preventif melalui penyuluhan ataupun sosialisasi.
Bupati Sukamara, Windu Subagio mengimbau kepada seluruh masyarakat Bumi Gawi Barinjam untuk ikut berpartisipasi dalam penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Tim Satgas Karhutla Kabupaten Sukamara menyiapkan kendaraan roda dua untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan dikawasan yang sulit dijangkau kendaraan roda empat.
Bupati Kotawaringin Timur, Halikinnor, mengingatkan masyarakat agar tak membuka lahan dengan cara dibakar. Dia tak ingin terjadi kebakaran hutan dan lahan kembali di daerah itu. Menurutnya hal itu bisa menambah penderitaan masyarakat di tengah kondisi pandemi saat ini.?
Memasuki musim kemarau pada Agustus 2021, sebanyak 11 hektar lahan telah terbakar di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat. Belasan Lahan Terbakar tersebut telah berhasil dipadamkan oleh tim terpadu.