Hanya 50 Persen dari 150 Ha Lahan Berhasil Dipadamkan di Kotawaringin Timur
Saat ini Satgas Karhutla Kotawaringin Timur hanya mengandalkan armada udara, karena lokasi kebakaran lahan jauh dari jalan darat
Tag
Saat ini Satgas Karhutla Kotawaringin Timur hanya mengandalkan armada udara, karena lokasi kebakaran lahan jauh dari jalan darat
Masyarakat diajak mencegah terjadinya Karhutla, sehingga bisa menghindari munculnya kabut asap khususnya di wilayah Kapuas
Kebakaran lahan paling banyak terjadi di wilayah selatan. Yakni di Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, Pulau Hanaut, dan Teluk Sampit
Sejak ditetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada 3 Juli 2019 lalu, Jajaran Polres Kotawaringin Timur (Kotim) sudah memasang 71 garis polisi di tempat terjadinya Karhutla.
Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar lahan. Sehingga, daerah ini terbebsar dari bencana kabut asap.
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Seruyan M Erwin Toha, mengapresiasi kinerja Satuan Tugas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan yang sudah bekerja maksimal.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengapresiasi kinerja tim pemadam kebakaran hutan dan lahan.
Satpol PP Kota Palangka Raya mengirimkan 20 personel perbantuan untuk mengatasi kebakaran hutan yang marak terjadi.
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Seruyan M Erwin Toha, memintb masyarakat terlibat aktif dalan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di sekitar mereka.
Pengurus Bhayangkari Polres Kotawaringin Timur menggelar pemeriksaan kesehatan terhadap anggota Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan, Sabtu, 10 Agustus 2019.
Dinas terkait harus mensosialisasikannya kepada petani yang ada, sehingga membuka lahan dengan cara membakar tidak lagi dilakukan
Tidak kenal lelah untuk memadamkan kebakaran lahan baik pagi, siang, sore maupun malam
Pembakaran lahan akan berdampak terhadap kerusakam lingkungan seperti kabut asap sehingga mengganghu aktivitas masyarakat
Pelaku berinisial RA (44) merupakan warga Jalan Kartini, RT 09 RW 02 Kelurahan Jelapat, Kecamatan Dusun Selatan
Aktivias masyarakat di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada Jumat, 9 Agustus pagi mulai normal. Hal ini, lantaran di Jumat pagi Sampit terlihat cerah, tanpa diselimuti kabut asap.
Dalam rangka menangulangi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Sukamara, setiap desa diminta membentuk Barisan Pemadam Kebakaran (Balakar).
Sekretaris Daerah atau Sekda Seruyan Haryono mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam memadamkan api saat terjadinya kebakaran lahan.
Selama ini partisipasi masyarakat khususnya yang ada di dalam kota untuk ikut memadamkan api kebakaran lahan masih rendah.
Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) Sukamara, Iwan Miraza, berharap ada penambahan petugas dan fasilitas untuk memaksimalkao penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sukamarb .