Lahan Terbakar di Desa Talian Kereng Katingan Bakal Diberi Garis Polisi
Hingga saat ini lahan yang terbakar di wilayah Kabupaten Katingan terus bertambah. Misalnya di wilayah Kecamatan Katingan Hilir.
Tag
Hingga saat ini lahan yang terbakar di wilayah Kabupaten Katingan terus bertambah. Misalnya di wilayah Kecamatan Katingan Hilir.
Tercatat, seluas 273 hektare lahan terbakar selama Agustus 2019. Di mana luas lahan akan terus bertambah jika kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus terjadi.
Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto memerintahkan untuk segera menanggulangi kebakaran hutan dan lahan. Bukan sekadar terkait bencana tahun ini, tapi juga harus berkelanjutan sehingga di tahun berikutnya tidak lagi terjadi Karhutla.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukamara mencatat, sebanyak 62 hospot atau titik api yang terpantau sejak bulan Januari hingga Agustus 2019. Dimana DLHnterus lakukan upaya untuk tanggulangi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto memantau kebakaran lahan di Kota Palangka Raya, Selasa, 13 Agustus 2019.
Sedikitnya 20 unit mesin portable telah disiapkan jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Katingan.
Kebakaran lahan di Kabupaten Katingan terus meluas. Selain di Kecamatan Katingan Hilir, kebakaran lahan yang sebagian besar terdiri dari tanah gambut ini juga mulai melanda Kecamatan Tasik Payawan dan Kamipang.
Penyidik Satreskrim Polres Seruyan menjerat seorang honorer dengan pasal berlapis atas kasus pembakaran lahan di Jalan Malang V, Desa Persil Raya, Kecamatan Seruyan Hilir,
Satreskirim Polres Seruyan menetapkan ZA sebagai tersangka atas kasus pembakaran lahan di Jalan Malang V, Desa Persil Raya, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan pada Senin, 12 Agustus 2019.
Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak membakar lahan. Hal itu penting untuk mencegah bencana kabut asap.
Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto dijadwalkan ikut membahas penanganan Karhutla di Kota Palangka Raya besok
Keterlibatan masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana karhutla, kebakaran hutan dan lahan bisa diatasi
Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri mengharapkan kesadaran masyarakat untuk ikut mencegah ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Pemerintah bersama instansi terkait lainnya yang tergabung dalam satuan tugas terus berupaya mencegah serta memadamkan kebakaran hutan dan lahan.
Polres Sukamara terusmelakukan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Bumi Gawi Barinjam agar tidak meluas. Salah satunya dengan terjun langsung untuk membantu memadamkan api.
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran turun langsung melakukan pemantauan pemadaman kebakaran hutan atau Karhutla di Kawasan Adonis Samad Kota Palangka Raya.
Dalam meningkatkan pencegahan terhadap Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla di Kecamatan Murung, Polsek Murung gelar monitoring kebeberapa lahan kering serta melakukan imbauan kepada masyarakat maupun perangkat desa, Senin, 12 Agustus 2019.
Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Syahbana meminta kepada seluruh jajaran perangkat desa tidak berdiam diri ketika ada kebakaran hutan dan lahan atau Karhutlb yang berada di lingkup pemerintahan desa tersebut.
Hal itu belum dilakukan, karena saat ini fokus dan terus berupaya melakukan pemadaman terhadap Karhutla yang telah terjadi baik melalui tim Satgas Karhutla darat maupun udara
Kegiatan sambang ini dilakukan Kapolsek Kapuas Hilir AKP Darwin dan anggotanya dengan mengunjungi warung tempat warga yang sedang berkumpul untuk menyampaikan imbauan