Kabut Asap Melanda, PMI Kalteng sudah Bagikan 20 Ribu Masker
PMI Kalimantan Tengah sampai saat ini telah membagikan 20 ribu masker untuk pengguna jalan dan para pelajar.
Tag
PMI Kalimantan Tengah sampai saat ini telah membagikan 20 ribu masker untuk pengguna jalan dan para pelajar.
Sebanyak 65 orang relawan ikut serta membantu penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pulang Pisau/
Kapolres Sukamara AKBP Sulistiyono mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan Bumi Gawi Barinjam bebas dari kabut asap.
Masyarakat Kabupaten Sukamara diminta tanggap memberikan laporan kepada pihak berwenang bila ada kebakaran hutan dan lahan.
BORNEONEWS, Sukamara - Kapolres Sukamara, AKBP Sulistiyono menduga, kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukumnya terjadi karena ada faktor kesengajaan. "Kebakaran yang terjadi Kabupaten Sukamara,…
Sebanyak 70 titik panas atau hotspot terdeteksi di Barito Selatan selama Mei - Juli 2019. Hal itu berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Barito Selatan.
Kapolres Sukamara, AKBP Sulistiyono menekankan kepada jajarannya untuk terus menyosialisasikan larangan membakar hutan dan lahan kepada masyarakat. Imbauan tersebut menyikapi kemunculan kabut asap.
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto mengatakan perlunya kesadaran bersama dalam hidup berdampingan dan menjaga lingkungan. Hal itu berkaitan dengan kemunculan kebakaran hutan dan lahan belakangan terakhir.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Sugianor meminta tim penanggulangan kebakaran hutan dan lahan untuk terus memantau titik-titik kawasan Kota Cantik, meskipun beberapa hari ini hujan turun.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Sugianor menyukuri hujan yang turun pada Sabtu dan Minggu, 27-28 Juli 2019. Turunnya hujan meski tidak merata di semua wilayah Kota Palangka Rayasangat membantu mendinginkan lahan bekas terbakar.
Seluruh elemen masyarakat, diminta agar tetap kompak bersama-sama mencegah karhutla yang selalu membayangi kota ini jika telah memasuki musim kemarau.
Pemko Palangka Raya harus memperhatikan pengendalian kebakaran hutan dan lahan atau karhutla untuk daerah rawan kebakaran.
Masih ada kontradiksi aturan membakar lahan. Pemerintah mencari cara lain yang dapat menjadi solusi bagi masyarakat dalam membuka lahan. Masyarakat diminta untuk bersikap bijak demi kenyamanan bersama.
Sekretaris Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Alfian Batnakanti mengatakan, parahnya kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di tahun 2015 lalu jangan sampai terulang kembali.
Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Sukamara, Iwan Miraza mengimbau masyatajat tidak melakuka aktivitas membakar hutan dan lahan (karhutla) apabila tidak ingin berurusan dengan pihak berwajib.
Masyarakat Kota Palangka Raya diminta untuk menahan diri dari membersihkan lahan dengan cara membakar. Hal ini diminta Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Subandi.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Subandi mendorong pemerintah kota untuk menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat soal pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Tim terpadu penangan Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla dari Kecamatan Seruyan Hilir turun melakukan pemadaman api di areal lahan gambut di Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Sabtu 27 Juli 2019 sore.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Subandi meminta agar Pemerintah Kota Palangka Raya memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Tim terpadu penangan Kebakaran Hutan dan Lahan atau Karhutla yang menangani kebakaran lahan di jalan Kuala Pembuang - Sampit Km 23 Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kabupaten Seruyan mengalami beberapa kendala.