Anggota Brimob Tertembak saat Baku Tembak dengan KKB di Kiwirok
Kapolres yang dihubungi melalui telepon seluler nya mengakui, kontak tembak terjadi sekitar pukul 08.WIT saat anggota sedang melakukan pengamanan persiapan kedatangan helikopter
Tag
Kapolres yang dihubungi melalui telepon seluler nya mengakui, kontak tembak terjadi sekitar pukul 08.WIT saat anggota sedang melakukan pengamanan persiapan kedatangan helikopter
Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan, di Jayapura, mengatakan evakuasi dilakukan karena keinginan masyarakat itu sendiri untuk keluar sementara dari Distrik Kiwirok
Nakes yang hadir di antaranya berasal dari organisasi IDI, Patelki, HAKLI, Persagi, IBI, IAKMI, IAI dan PPNI
Jenazah korban sudah dievakuasi bersama jenazah nakes Gabriela Meilan dengan menggunakan helikopter milik Penerbad
Kedua nakes yang hingga kini masih dirawat di RS Marthen Indey, Jayapura, itu secara tersendat-sendat kembali mengisahkan insiden yang dialami mereka seraya menegaskan tidak benar dr Restu memegang senjata karena dirinya juga terluka
IDI Papua juga menyampaikan terima kasih atas bantuan dan kerja sama dari TNI-Polri di Papua yang telah membantu mengevakuasi hingga menyediakan fasilitas transportasi bagi para korban
Salah satu nakes Marselinus Ola Atanila (35 th) sempat menyatakan mereka sempat lari bersama namun terpencar dan setelah itu tidak diketahui lagi keberadaannya
Tak hanya bantuan medis, para korban juga dapat mengajukan kompensasi. Untuk kompensasi, permohonannya akan diajukan melalui persidangan dan diputuskan oleh Majelis Hakim dalam putusannya
Pihaknya juga menyampaikan turut berduka cita dan memberikan penghormatan yang tinggi kepada tenaga medis, terutama korban yang sampai kehilangan nyawanya dan berharap keluarga diberikan kekuatan
Evakuasi korban KKB akan menggunakan helikopter Caracal milik TNI-AU yang saat ini sudah berada di base ops Lanud Silas Papare di Sentani
Diduga aksi yang dilakukan KKB terkait ditangkapnya dua anggota KKB yang membawa lima pucuk senjata api dari PNG, Rabu (2/9) dan saat ini kelompok tersebut diduga menuju Batom
Belum bisa dipastikan itu kelompok siapa karena masih menunggu laporan dari Kiwirok yang komunikasi terganggu