Ada 2.000 Tanaman Kopi Liberika di Kumpai Batu Atas Siap Panen
Produksi Kopi Liberika sangat terbatas karena masih dalam tahap pengembangan dalam pembelajaran merawat tanaman kopi dan juga pascapanen.
Tag
Produksi Kopi Liberika sangat terbatas karena masih dalam tahap pengembangan dalam pembelajaran merawat tanaman kopi dan juga pascapanen.
Ada 32 lahan perkarangan rumah milik warga yang ditanami kopi, sekarang pohonnya sudah tinggi - tinggi sampai mencapai delapan meter.
Masyarakat Desa Kumpai Batu Atas, Kecamatan Arut Selatan, tengah bersemangat dalam mengembangkan tanaman kopi.
Bupati Nurhidayah bersama suaminya H Ruslan AS, Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy Zulkarnain Sirait bersama kelompok relawan Selanting dan warga desa, ngopi bareng di gubuk bambu dekat lokasi persemaian kopi liberika tersebut, Sabtu (3/2/2018).
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Awalnya hanya ingin menanam kopi untuk dikosumsi sendiri, Jamingan (58), tidak menyangka itu sejenis kopi Liberika dari Alberia, Afrika Barat. Kopi liberica juga dikenal…