Lahan Tepi Danau Sembuluh Terbakar
BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Cuaca panas yang terjadi saat ini, mengakibatkan lahan di tepi kawasan Danau Sembuluh terbakar. Berdasarkan informasi yang di sampaikan Camat Danau Sembuluh, Robbi…
Tag
BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Cuaca panas yang terjadi saat ini, mengakibatkan lahan di tepi kawasan Danau Sembuluh terbakar. Berdasarkan informasi yang di sampaikan Camat Danau Sembuluh, Robbi…
Korban diduga terbakar saat berupaya memadamkan kebakaran lahan persawahan
Jika ibu kota baru pindah ke Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, suku Dayak di sana meminta pemerintah membagikan lahan seluas 5 hektare per kepala keluarga.
Dia membakar tumpukkan kayu dan kertas. Saat ada angin kertas yang dibakarnya itu berterbangan hingga ke lahan sekitarnya dan menyebabkan kebakaran lahan
Target pembukaan lahan jagung seluas 4.000 hektare, sedangkan yang terealisasi baru 1.700 hektare
Pemilik lahan di lokasi pile slab Bukit Rawi khawatirkan lahannya senasib seperti lahan yang ada di lokasi jembatan layang Tumbang Nusa yang tidak ada nilainya.
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menyatakan lahan milik mereka tidak terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan.
Ketua Sementara DPRD Kotawaringin Timur, Rimbun meminta semua pihak untuk mengawasi lahan pasca terbakar. Sebab, biasanya akan muncul tanaman baru. Jika itu masih ada maka hendaknya dilaporkan ke pemerintah kabupaten.
Seorang pria berinisial SM (35), ditangkap polisi dari Polres Kotawaringin Timur (Kotim), karena dari hasil penyelidikan diduga sebagai pelaku pembakar lahan.
Karhutla kali ini hampir merata menyebar terjadi disemua kecamatan di wilayah Pulang Pisau
Sejumlah personel Polres Katingan membantu tim gabungan padamkan lahan yang terbakar, di Desa Talian Kereng, Kecamatan Katingan Hilir, Senin, 9 September 2019.
Karena dampak atas kebakaran lahan sangat luas. Mulai dari bencana kabut asap hingga pada mengganggu aktivitas perekonomian serta aktivitas transportasi udara, sungai, dan laut
Anggota DPRD Kotawaringin Timur H Rudianur mendesak agar tim audit pemerintah kabupaten turun tangan mengecek lahan sawit yang diduga ilegal di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.
Warga Katingan untuk saat ini jangan menjual lahan, tunggu 5 - 10 tahun akan datang saat harganya sudah melambung
Kasus tumpang tindih lahan sangat marak terjadi dan tidak sedikit masyarakat melaporkan ke Polda Kalimantan Tengah
Syahbana menyebutkan, masyarakat lokal kulturnya cenderung suka menjual lahan. Lantaran kurang bisa memanfaatkan lahan.
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kotawaringin Timur, H Dani Rakhman menyarankan pemerintah daerah bisa mengamankan lahan di areal pantai Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit.
BORNEONEWS, Sampit - Ketua Komisi III DPRD Kotawaringin Timur, Rimbun mendesak agar DPKAD Kotim menelusuri adanya dugaan aset berupa tanah pemerintah di kawasan sport center yang diklaim masyarakat.…
BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi II DPRD Kotim, H Abdul Kadir meminta agar masyarakat yang masih memiliki lahan untuk tidak menjualnya. Apalagi di tengah kondisi seperti sekarang ini. Slangkah…
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Perkebunan kelapa sawit dan karet saat ini tengah populer di Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah. Tak sedikit petani yang awalnya bercocok tanam padi,…