Bupati Apresiasi Warga Hibahkan Tanah Untuk Lokasi Pembangkit Listrik
Bupati Barito Utara Nadalsyah mengapresiasi sikap Rusliansyah, anggota BPD Lampeong II, yang telah menghibahkan tanah ukuran 40x40 meter persegi untuk pembangunan rumah diesel.
Tag
Bupati Barito Utara Nadalsyah mengapresiasi sikap Rusliansyah, anggota BPD Lampeong II, yang telah menghibahkan tanah ukuran 40x40 meter persegi untuk pembangunan rumah diesel.
Sejak PLTMG Bangkanai dinyatakan beroperasi awal Maret 2017, beberapa desa dan kelurahan di Kecamatan Teweh Baru, Teweh Selatan, Lahei, Gunung Timang, teraliri listrik secara normal.
Sebagai salah satu kabupaten yang mempunyai sumber listrik besar, Pemkab Barito Utara konsisten memperjuangkan Bumi Iya Mulik Bengkan Turan bisa terang-benderang dan dapat menikmati listrik dari PLN selama 24 jam nonstop.
Tokoh masyarakat Gunung Purei, Kabupaten Barito Utara, menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan jaringan listrik di kecamatan itu.
Kepala PLN ULP Muara Teweh Permono Gunawan, mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi dari PLN Kuala Kapuas, proses pembangunan jaringan listrik di Kecamatan Gunung Purei baru dimulai pada 2019.
Pemkab Barito Utara menggelar rapat terkait listrik di Desa Lampeong, Kecamatan Gunung Purei.
Ada sembilan desa yang belum teraliri listrik. Memang rata-rata ada (mesin) tapi penggunaan dibatasi. Selain itu, biaya juga tinggi.
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat mengimbau masyarakat memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah menghindari terjadinya musibah kebakaran.
Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Parimus meminta pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan desa-desa yang belum mendapatkan penerangan listrik.
Sosialisasi itu dilakukan karena berbagai kesalahan yang sering ditemui pada pemasangan perangkat elektronik rumah tangga berpotensi bahaya.
Ketua DPRD Gumas ,Gumer mengharapkan, sekolah yang belum terpasang jaringan listrik PLN, perlu diperhatikan. Seperti SMPN 6 Kurun, SMPN 4 Kurun, dan SMAN 2 Kurun.
Sebanyak 18 peserta di Barito Selatan mengikuti bimbingan teknis pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terpusat.
Apabila proses pengerjaan tuntas, listrik untuk lembaga pemasyarakatan tersebut bisa operasional segera.
Untuk proses pemasangan dilakukan secara bertahap, mengingat beberapa lokasi perlu perbaikan di teknis jaringan.
PT PLN Rayon Sukamara telah melakukan pemasangan sambungan baru sebanyak 1600 pelanggan, di mana program telah dilaksanakan sejak Januari 2018.
Mengenai aksi warga Lampeong Kecamatan Gunung Purei Kabupaten Barito Utara (Barut) beberapa waktu lalu yang melakukan protes terhadap PLN mendapat tanggapan Wakil ketua II DPRD Barut H Acep Tion.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur diminta ikut serta mendorong pihak investor perkebunan supaya turut membantu mengatasi persoalan listrik warga.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dinilai belum tanggap terhadap kebutuhan listrik bagi masyarakat. Persoalan ini mendapat sorotan dari Sekretaris Komisi II DPRD Kotim, Alxeius Esliter.
PLN sudah melakukan survei dan hasilnya sudah dikirim ke PLN Area Kuala Kapuas
Ada dua spanduk yang dipasang oleh warga Lampeong sebagai bentuk protes kepada pemerintah