Ketua MPR Apresiasi Kinerja Polri di Bawah Kepemimpinan Listyo
Ketua MPR RI sekaligus Warga Kehormatan Korps Brimob Polri Bambang Soesatyo mengapresiasi kinerja Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Tag
Ketua MPR RI sekaligus Warga Kehormatan Korps Brimob Polri Bambang Soesatyo mengapresiasi kinerja Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) periode 2021-2025 dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Jakarta, Sabtu.
Masyarkaat bisa langsung melapor apabila ada pelayanan kepolisian yang tidak menyenangkan.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menganalogikan karakter kepemimpinan Jenderal Pol Idham Azis bagai burung elang yang tidak memamerkan dirinya namun mampu menunjukkan hasil kerja yang optimal.
Politikus Partai Golkar itu menilai Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit masih harus melakukan banyak pembenahan untuk menyempurnakan Polri sebagai "civilian police" yang menghormati "civic culture" dan "civility" sehingga bisa semakin dekat dengan masyarakat
Presiden Joko Widodo melantik Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia sekaligus menaikkan pangkatnya menjadi Jenderal Polisi di Istana Negara Jakarta, Rabu.
Pelantikan Kapolri bakal diselenggarakan di Istana Negara. Nantinya, usai acara pelantikan di istana, Listyo Sigit akan kembali ke Mabes Polri untuk melaksanakan upacara serah terima jabatan
Presiden Joko Widodo rencananya melantik Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo secara resmi sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta pada Rabu 27 Januari 2020.
TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat Terorisme, Ridlwan Habib menilai calon Kapolri Listyo Sigit Prabowo adalah sosok pendiam namun punya ilmu mematikan. Ia menyebutnya seperti ular kobra. “Cara jangkau…
Soal penegakan hukum, kata Puan, harus ada keadilan restoratif sehingga tidak memakai kaca mata kuda, namun melihat konteks masalah dan memperhatikan aspek-aspek sosial kemasyarakatan.
Hal itu sebelumnya disampaikan Sigit saat fit and proper test calon Kapolri di Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat, Rabu, 20 Januari 2021.
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar, Supriansa, sebelumnya menanyakan kasus Djoko Tjandra yang menyeret anak buah Sigit di Bareskrim. Saat ini, dua jenderal polisi bawahan Sigit telah menjadi tersangka. Yaitu Inspektur Jenderal Napoleon Bonaparte dan Brigadir Jenderal Prasetijo Utomo.
Kehadiran Pamswakarsa?pernah ada di awal Reformasi. Ketika itu kelompok ini dibentuk untuk mengamankan Sidang Istimewa MPR pada 1998.
Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu mengatakan catatan pertama adalah soal penyiksaan yang dilakukan anggota kepolisian. Praktik penyiksaan, kata Edwin, masih menjadi catatan masyarakat sipil. Tindak brutalitas oknum polisi merujuk data KontraS, sepanjang periode Mei 2019-Juni 2020, terdapat 62 kasus penyiksaan.
Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti mengatakan tantangan bagi Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri pengganti Jenderal Pol Idham Azis cukup banyak, mulai dari kejahatan transnasional hingga tantangan dalam menghadapi revolusi industri 4.0.
BORNEONEWS, Jakarta - Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti mengatakan penunjukan Komjen Listyo Sigit Prabowo yang berasal dari angkatan muda sebagai calon tunggal Kapolri…
BORNEONEWS, Jakarta - Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi sekaligus meminta doa restu kepada sejumlah mantan Kapolri untuk meminta dukungan serta wejangan sebelum mengemban…
Idham Azis akan pensiun awal Februari 2021. Belum lama ini, Presiden Jokowi telah memilih Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri dari lima nama calon yang direkomendasikan oleh Kompolnas
Para tokoh Papua itu berharap jika nantinya Komjen Listyo Sigit Prabowo dilantik menjadi Kapolri baru akan memberikan warna baru dalam institusi Polri, terutama berkaitan dengan penanganan berbagai permasalahan di bumi Cenderawasih yang selama ini selalu bergejolak
Dalam penegakan hukum, misalnyb?hukum tidak boleh tumpul ke atas dan tajam ke bawah, atau terjadi semacam politik belah bambu, satu dipijak dan yang lain dijunjung