Facebook Sementara Larang Iklan Masker, Cegah Eksploitasi Corona
Facebook untuk sementara waktu melarang iklan dan daftar dagang masker wajah medis di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap eksploitasi terkait virus corona.
Tag
Facebook untuk sementara waktu melarang iklan dan daftar dagang masker wajah medis di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap eksploitasi terkait virus corona.
Sukamara diimbau untuk tidak panik dan khawatir terhadap kekosongan masker akibat dari virus corona.
Tokoh Organisasi Masyarakat Muhammadiyah Din Syamsuddin meminta pemerintah membangun kebersamaan dengan rakyatnya dalam menghadapi wabah virus corona (Covid-19). Ia meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak hanya menginstruksikan kepada Kapolri untuk mengusut para penimbun?masker, tapi juga membagi-bagikan persediaan masker dan pencuci tangan (hand sanitizer) kepada masyarakat yang kawasan tempat tinggalnya terdampak virus mematikan itu.
Kepala Dinas Kesehatan Palangka Raya dr Andjar Hari Purnomo mengatakan, jika seseorang dalam kondisi sehat maka tidak perlu memakai masker.
BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Satuan Lalu Lintas bersama Urdokkes Polres Seruyan melaksanakan pembagian masker gratis kepada pengendara yang melintas di Jalan Ahmad Yani, Kuala Pembuang, Jumat, 6…
Menteri Perdagangao?Agus Suparmanto mengimbau pelaku bisnis tidak menimbun barang kebutuhan pokok dan produk kesehatan seperti?masker. Karena, kata dia, barang-barang tersebut diperlukan masyarakat di tengah keresahan akibat merebaknya wabah virus corona Covid-19.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menegaskan, jika ada Apotek yang berani memainkan harga dan ketersedian masker, pemerintah tidak akan segan memberi ketegasan, bahkan sampai pencabutan ijin usaha.
Kepolisian Resor Jakarta Utara menangkap dua orang berinisial HK dan TK lantaran menimbun?masker. Mereka membeli masker dan menjualnya kembali dengan harga berkali lipat.
Tokoh Organisasi Masyarakat Muhammadiyah Din Syamsuddin meminta pemerintah membangun kebersamaan dengan rakyatnya dalam menghadapi virus corona (Covid-19).
Polres Kobar juga melakukan koordinasi dengan dinas untuk melakukan pencegahan penimbunan masker
Relawan PMI dan anggota Palang Merah Remaja?membagikan masker secara gratis untuk masyarakat. Aksi sosial itu dilakukan?di?Jalan Ahmad Yani Kuala Pembuang, persis depan markas PMI? Seruyan, Kamis, 5 Maret 2020.
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perdagangan dan Kementerian Kesehatan untuk melakukan operasi pasar terkait melonjaknya harga?masker.
Kapolres mengimbau apotek agar jangan menjual masker dengan harga tinggi kepada masyarakat
Aksi borong masker dan cairan antiseptik juga terjadi di Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan. Hal itu seiring munculnya kasus virus corona menginfeksi 2 Warga Negara Indonesia.
Tempo.Co, Jakarta - Komisi Pengawas Persaingan Usaha atau KPPU meminta masyarakat tak panik berbelanja masker di tengah mewabahnya virus corona atau Covid-19. Juru bicara sekaligus komisioner KPPU,…
Kepolisian Daerah Metro Jaya kembali membongkar praktik penimbunan?maskes?di tengah kasus virus corona?yang masuk ke Indonesia. Kali ini praktik tak terpuji itu dilakukan oleh seseorang di sebuah apartemen kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat.
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus menyinggung kelangkaan masker dan peningkatan harga pada sejumlah alat pelindung diri tenaga medis yang bisa berdampak pada penanganan virus corona COVID-19.
Dulu harga masker perlembar cuma Rp 1.000 dan saat ini perlembar masker harganya Rp 10 ribu
Virus corona yang mengegerkan seantero dunia mulai berdampak terhadap masyarakat kota Buntok, Kabupaten Barito Selatan. Meski jauh dari ibu kota, namun masker pun menghilang dari sejumlah apotek.
Ketersediaan?masker di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mulai langka. Terutama sejak mewabahnya virus corona hingga munculnya kasus tersebut yang menginfeksi 2 warga negara Indonesia.