Polda Kalteng Tangkap Pembunuh Orangutan yang Bangkainya Ditemukan Tanpa Kepala
Keduanya pelaku pembunuh orangutan ditangkap di wilayah Barito Selatan pada Senin (29/1/2018). Saat ini, keduanya sudah ditahan di Polda Kalteng.
Tag
Keduanya pelaku pembunuh orangutan ditangkap di wilayah Barito Selatan pada Senin (29/1/2018). Saat ini, keduanya sudah ditahan di Polda Kalteng.
Kepolisian melakukan penyelidikan di daerah penemuan bangkai orangutan, hingga kawasan yang dicurigai sebagai lokasi pembunuhan.
"Awal tahun 2018 kemarin sudah ada dua laporan masuk gangguan satwa liar, dan baru beberapa hari terakhir ini ada lagi warga yang melaporkan bahwa kebunnya dirusak hewan dilindungi tersebut," ujar Muriansyah, Kamis (25/1/2018).
Saat ini tim BOSF sedang berupaya memulihkan kondisi kesehatan anak orangutan tersebut.
Anak orangutan itu diselamatkan warga Desa Taringin, Kabupaten Gunung Mas, Minggu (21/1/2018), setelah masuk perkampungan.
Kapolda Kalteng Brigadir Jenderal Anang Revandoko mengatakan, telah menurunkan tim mem-backup Polres Barsel untuk mengungkap pelaku pembunuhan orangutan.
Dari hasil otopsi, kuat dugaan orangutan itu adalah korban pembunuhan.
Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kematian orangutan yang bangkainya ditemukan tanpa kepala di tepian Sungai Barito.
Proses nekropsi berlangsung pada Kamis (18/1/2018), diawali dengan pembongkaran makam orangutan berjenis kelamin jantan itu.
Dari berondongan peluru tersebut, ada di antaranya mengenai bagian lambung hingga pecah. Kemudian juga bagian jantung dan paru-paru. Selain itu, ditemukan tulang rusak sebelah kiri patah.
Saat dilakukan nekropsi oleh Tim Forensik Polda Kalteng dan dokter hewan dari Yayasan BOS Nyaru Menteng, ditemukan sedikinya 16 bekas luka tembak senapan angin di tubuh orangutan itu.
Lantaran mengira sosok itu mayat manusia, Bubu melapor ke Pos Polisi terdekat.
BORNEONEWS, Kuala Kurun - Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) Nyaru Menteng, Palangka Raya akan melepasliarkan delapan orangutan ke Hutan Lindung Bukit Batikap di Kabupaten Murung Raya. Pelepasan…
BORNEONEWS, Sampit - Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada 2015 lalu, masih menyisakan dampaknya terhadap lingkungan hingga saat ini. Salah satunya adalah habitat satwa dilindungi, seperti…
BORNEONEWS, Sampit - Seorang warga menyerahkan orangutan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, setelah dipelihara sekitar dua tahun, Senin (4/12/2017). Warga itu bernama…
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Orangutan betina berusia 15 tahun yang sebelumnya diselamatkan tim rescue dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Pangkalan Bun di…
BORNEONEWS, Palangka Raya - Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) Nyaru Menteng bekerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Kalimantan Tengah dan Balai Taman Nasional…
BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pendi, warga Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas menyerahkan bayi orangutan yang telah dipelihara kurang lebih tiga tahun kepada petugas…
BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Keluarga Orangutan yang tersesat di kebun warga Desa Asam Baru Kecamatan Danau Seluluk Kabupaten Seruyan akhirnya menemukan rumah barunya, Jumat (6/10/2017). Keluarga…
BORNEONEWS, Palangka Raya - Divisi Informasi dan Komunikasi Borneo Orangutan Survival (BOS) Nyaru Menteng, Monteredo Frindman, membagikan kiriman dari sosial media milik Direktur Yayasan BOS,…