PAD Dinas Perhubungan Barito Utara Lampaui Target Rp 3,83 Miliar
Bupati meminta agar perangkat daerah bisa memacu dan menggali sumber pendapatan dan retribusi daerah yang sah serta sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku
Tag
Bupati meminta agar perangkat daerah bisa memacu dan menggali sumber pendapatan dan retribusi daerah yang sah serta sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kapuas, Syarkawi H Sibu menyampaikan sejumlah saran kepada pemkab untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sektor pariwisata di Kabupaten Sukamara saat ini belum memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kapuas, Syarkawi H Sibu meminta pemkab untuk menginventarisasi dan mengkaji potensi sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah atau PAD.
Bupati Seruyan Yulhaidir mengharapkan agar semua pihak mulai dari perangkat daerah, camat, kepala desa, instansi vertikal untuk dapat meningkatkan perannya dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah atau PAD Seruyan.
Anggota DPRD Kapuas Darwandie mengharapkan elemen perangkat daerah siap tingkatkan Pendapatan Asli Daerah atau PAD tahun 2020 mendatang.
Bupati Barito Utara, H Nadalsyah berharap dengan telah disetujuinya Raperda tentang retribusi jasa usaha menjadi Perda, mampu tingkatkan PAD.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara diminta lebih kreatif untuk menggali potensi PAD. Salah satunya, memanfaatkan potensi jasa parkir.
Dengan diberinya tanda daftar ini berarti benih ini bisa diperjualbelikan di wilayah Kabupaten Barito Timur
Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Barito Utara pada 2020 mencapai Rp 121 miliar. Target ini mengalami kenaikan yang cukup siginifikan dibanding tahun 2019 yakni hanya sebesar Rp 85 miliar.
Kotim merupakan daerah dengan tingkat ekonomi yang cukup pesat, bahkan bisa dibilang lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata tingkat pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Tengah, sehingga memiliki potensi PAD yang cukup besar
Hingga 31 Oktober 2019 pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Barito Timur sebesar Rp45.370.389.646 atau atau baru 65,25 persen dari target yang ditetapkan yakni sebesar Rp69.533.960.371.
Jika dilihat dari pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Barito Timur yang sudah terkumpul hingga 31 Oktober 2019, kemungkinan hingga akhir tahun target penerimaan PAD yang sudah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Barito Timur, tidak tercapai.
Potensi sektor pariwisata di Seruyan cukup banyak dan hanya diperlukan pengelolaan yang baik, sehingga bisa berkontribusi bagi daerah
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta pemerintah daerah untuk jangan hanya berorientasi pada pemasukan demi menggenjot pendapatan asli daerah atau PAD tanpa melihat bagaimana dinamika yang terjadi di tengah masyarakat.
Ketua fraksi Partai Amanat Nasional, Akhmad Tafruji ingin kinerja dan upaya organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mencari peluang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) lebih serius lagi untul 2020 mendatang.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara diminta untuk melakukan inovasi yang lebih baik, dalam rangka memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik atau Diskominfo Seruyan membidik Base Transceiver Station atau BTS telekomunikasi untuk menjadikan sumber PAD (Pendapatan Asli Daerah).
Anggota DPRD Gunung Mas Punding S Merang mengatakan wisata alam dan cagar budaya Kabupaten Gunung Mas memiliki potensi untuk meningkatkan pendapatan asli daera atau PAD di wilayah itu.
Pemkab Seruyan optimis operasionalnya Pelabuhan Teluk Segintung akan memberikan angin segar bagi peningkatan sumber pendapatan bagi daerah, khususnya dalam peningkatan PAD.