Pedagang Pasar Mangkikit Jangan Dibuat Terkatung-katung
BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Muhammad Khozaini menekankan agar pembangunan pasar Mangkikit tidak terbengkalai lagi. Menurutnya, cukup sudah pegadang dibuat…
Tag
BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Muhammad Khozaini menekankan agar pembangunan pasar Mangkikit tidak terbengkalai lagi. Menurutnya, cukup sudah pegadang dibuat…
Pelaksanaao Kemah Eksekutif, Legislatif, Yudikatif (ELY) Berkah, di Desa Ujung Pandaran, Kabupaten Kotawaringin Timur, membawa berkah tersendiri bagi pedagang di Kuala Pembuang.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri meminta para pedagang di Pasar Kahayan untuk selalu menjaga situasi kamtibmas dan mencegah terjadinya kebakaran di area pasar.
Kepala UPT Pasar Temenggoeng Djaja Kartie Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur Tenny, menegaskan pedagang yang tidak mau diatur akan dikeluarkan dari areal pasar atau tidak boleh lagi berdagang di pasar tersebut.
Namun nanti pedagang wajib berjualan di dalam jika fasilitas pasar sudah dibenahi dan tidak bocor lagi
Ketua DPRD Kotawaringin Barat (Kobar) Rusdi Gozali meminta pemerintah daerah bisa menertibkan pedagang buah musiman di Pangkalan Bun dam memberikan tempat khusus untuk pedagang buah berjualan.
Para pedagang yang berjualan di Pasar Tembaga Indah, Kelurahan Baru, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) diberikan tenggat waktu hingga 31 Desember 2019 untuk mengosongkan pasar dan pindah ke lokasi berjualan yang baru yaitu Pasar Indra Sari dan Pasar Palagan Sari.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gunung Mas, Yulianus H. Umar mengatakan, keberadaan pasar subuh di kawasan dermaga atau pelabuhan Kuala Kurun di Jalan Sangkurun telah ditutup.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan hasil timbangan yang digunakao pedangan apakah memenuhi standar atau tidak
Banyaknya pedagang buah musiman ini perlu penertiban, karena para pedagang juga seenaknya berjualan di sembarang tempat
Kondisi yang dialami para pedagang di Pasar Palagan Sari belum sesuai harapan, para pedagang mengeluhkan sepinya pembeli, dan masih banyak kios tidak beroperasi, Rabu, 13 November 2019.
Anggota Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Reja Framika menyatakan akan membawa permasalahan dan tuntutan para pedagang Flamboyan Atas untuk dibahas bersama anggota DPRD yang lainnya.
Para pedagang yang tergabung dalam Persatuan Pedagang Flamboyan Atas, Palangka Raya datang dengan klaim bahwa ada tanah di kawasan Flamboyan yang disertifikatkan atas nama pribadi dan sertifikat diterbitkan sebelum 1995.
Pokok masalah yang memberatkan yaitu Pasar Flamboyan atas ini dikatakan masuk jalur hijau atau kawasan terbuka hijau
Para pedagang di Pasar Besar, Palangka Raya diminta untuk selalu menjaga situasi Kamtibmas dan mencegah terjadinya kebakaran di wilayah pasar tersebut. Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Pahandut, AKP Edia Sutaata, Kamis 7 November 2019.
Saat ini dibeberapa kios yang menjual gas elpiji 3 kg di sekitar kota Tamiang Layang, rentang harga jual gas 3 kh bervariasi antara Rp 30 ribu - Rp 35 ribu
Larangan itu mengacu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Penetapan Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi
Dalam upaya menciptakan situasi kamtibmas di Kota Palangka Raya, tim patroli bermotor (Patmor) Satsabhara Polresta Palangka Raya sambangi Pasar Besar Kota Palangka Raya, Senin 28 Oktober 2019.
Terdakwa An menyimpan senjata tajam jenis pisau dan senjata jenis Air Softgun dengan alasan untuk jaga-jaga.
Batomu Menyadi yang resmi dibuka Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Nurhidayah, Sabtu, 19 Oktober 2019 malam, melibatkan ratusan pedagang yang menempati 460 lapak.