Pemkab Sukamara Salurkan 1.355 Paket Sembako kepada Masyarakst Terdampak Covid-19
Bantuan yang dibagikan ini berasal dari dana CSR perusahaan dan dinas sosial
Tag
Bantuan yang dibagikan ini berasal dari dana CSR perusahaan dan dinas sosial
Pemerintah Kabupaten Sukamara membatalkan rencana digelarnya Pasar Ramadan tahun ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dalam penyebaran Covid-19.
Upaya mencegah masuk dan penyebaran corona virus disease atau covid-19, Pemkab?Sukamara akan lakukan beberapa langkah untuk tingkatkan kesadaran masyarakat, di antaranya dengan memasang stiker di rumah ODR.
BORNEONEWS, Sukamara - Pemkab Sukamara berharap dampak corona virus disease tidak menyebabkan batal atau terhambatnya kelanjutan pembangunan Jembatan Jelai. "Mudah-mudahan tidak kepotong anggarannya,…
Sebanyak 750 paket sembako siap dibagikan kepada masyarakat pada 17 April 2020. Bantuan akan didistribusikan kepada masyarakat tidak mampu yang terdampak covid-19.
Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Sukamara segera membagikan sembako untuk masyarakat tidak mampu termasuk yang terdampak Covid-19.
Pemkab Sukamara siapkan anggaran sebesar Rp 40 niliar untuk menangani virus corona disesase atau covid-19.
Pemkab Sukamara tunda pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa atau Pilkades serentak akibat pandemi corona virus disease atau covid-19.
Sebelumnya bupati menyurati perusahaan dan meminta agar pihaknya dapat membantu dana dalam mengatasi penyebaran dan dampak yang ditimbulkan akibat wabah tersebut
Sekretaris Daerah (Sekda) Sukamara, Sutrisno mengatakan?bahwa pemerintah daerah menganggarkan Rp 5 miliar untuk penyediaan masker.
Pemerintah Kabupaten Sukamara akan membantu masker untuk seluruh masyarakat di wilayah setempat. Bantuan tersebut sekaligus menindaklanjuti?adanya perintah bahwa?masyarakat harus menggunakan masker demi menghindari penyebaran Covid-19.
Pemerintah Kabupaten Sukamara memproyeksikan sasaran operasi sembako untuk 15.000 jiwa, dimana bantuan hanya diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu.
Sembako yang akan diberikan kepada warga pesisir tersebut mulai dari beras, mie instan, gula, minyak goreng dan telur
Pemerintah Kabupaten Sukamara juga akan mengambil 2 persen anggaran fisik untuk dialihkan dalam penanganan, pencegahan dan dampak yang ditimbulkan dari Covid-19.
Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Sukamara akan mengalihkan 50 persen anggaran perjalanan dinas untuk penanganan wabah corona virus disease atau Covid-19.
Meski di tengah wabah, namun pasar Ramadan tetap harus dilaksanakan, sehingga roda perekonomian masyarakat tetap berjalan
Saat ini di Sukamara memang terjadi kelangkaan, meski?begitu masyarajat diminta untuk tidak panik dan menggunakan alternatif lainnya
Pemerintah Kabupaten Sukamara rencanakan akan memesan 400 buah rapid test, alat uji tersebut dipersiapkan untuk deteksi dini penyebaran virus corona di Bumi Gawi Barinjam.
Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Sukamara berusaha untuk membeli alat rapid test virus corona, mengingat yang diterima saat ini hanya 100 alat uji saja.
Pemerintah Kabupaten Sukamara menerima bantuan 100 rapid test yang akan dipergunakan bagi ODP dan orang-orang dicurigai terpapar Covid-19.