Ganggu Penerbangan, Pihak Bandara Tjilik Riwut akan Memusnahkan Barang Terlarang Akhir Bulan Ini
Ada korek gas, kater, senjata tajam, gunting, dan sejumlah barang lainnya yang secara aturan tidak dibolehkan
Tag
Ada korek gas, kater, senjata tajam, gunting, dan sejumlah barang lainnya yang secara aturan tidak dibolehkan
Pengacara sekaligus pemegang saham Sriwijaya Air, Yusril Ihza Mahendra menilai kisruh kerja sama antara kliennya dan Garuda Indonesia disebabkan oleh ketidakjelasan perjanjian awal yang dibuat lebih dari setahun yang lalu.
Garuda Indonesia menjalankan prosedur inspeksi dan pemeriksaan komprehensif terhadap armada B737-800 NG yang telah mencapai 30.000 siklus terbang. Ini sebagai tindak lanjut dari temuan Federal Aviation Administration (FAA)
Sudah mulai normalnya aktivitas penerbangan ini sangat diharapkan terus terjaga dan tercipta baik, sehingga penerbangan baik datang maupun pergi tetap aman seperti yang diharapkan
Penerbangan di Bandara Beringin Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara terhenti karena kabut asap.
Akhirnya gubernur naik pesawat tujuan Banjarmasin. Dalam perjalanan ke palangka Raya, gubernur juga melakukan pantauan ke wilayah yang dilewatinya melalui jalan darat
Sejak Minggu 15 September sampai 19 September 2019, maskapai Trans Nusa menghentikan penerbangan dari Palangka Raya. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bandara Tjilik Riwut, Siswanto, Senin 16 September 2019.
Akibat kabut asap yang beberapa waktu ini muncul pagi hari di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan sekitarnya, penerbangan pesawat yang mendarat dan berangkat di Bandara Iskandar masih tetap terganggu.
Penerbangan dari bandara Pangkalan Bun menuju Bandara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) batal. Hal itu terjadi diduga karena jarak pandang di bandara Sampit hanya 1.000 meter, akibat kabut asap.
Penerbangan reguler maskapai Susi Air tetap normal 2 kali seminggu yakni setiap Senin dan Sabtu. Pesawat berangkat dari Muara Teweh tujuan Palangka Raya pukul 11.00 WIB
Kebakaran lahan yang terjadi di dekat Bandar Udara (Bandara) H Asan Sampit bisa mengganggu penerbangan. Apalagi jika terjadi terus menerus dan tidak segera dipadamkan.
Meski kondisi cuaca sekitar bandara cukup pekat, namun tidak ada jadwal penerbangan yang delay atau mengalami penundaan, termasuk pembatalan penerbangan
Dampak kabut asap pekat yang terjadi di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada hari ini Jumat, 6 September 2019 membuat penerbangan di Bandara H Asan Sampit tertunda.
Beberapa pesawat yang mengalami delay yakni Trigana Air IL 712 rute Surabaya - Pangkalan Bun dan Nam Air IN 190 rute Jakarta - Pangkalan Bun dan TransNusa 8B
Penerbangan di Bandara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin, 5 Agustus 2019 pagi sempat delay. Hal itu terjadi karena kabut asap yang membuat jarak pandang hanya 100 meter.
Pemasangan lampu halangan atau obstacle lights pada bangunan tinggi seperti tower/ menara dan lainnya merupakan hal yang wajib dipenuhi oleh pemilik bangunan, sebagai prosedur keamanan dan keselamatan penerbangan.
Frekuensi penerbangan selama Maret 2019 terjadi kenaikan 6,9% bila dibandingkan dengan Februari 2019.
Penerbangan jurusan ini dilaksanakan pada hari Selasa, dan rencananya akan diusulkan jadwalnya setiap Jumat
Maskapai Susi Air akan kembali melayani penerbangan yang disubsidi pemerintah pusat untuk rute Muara Teweh-Palangka Raya, mulai 15 April 2019.
Penurunan frekuensi penerbangan ini diikuti menurunnya aktivitas penumpang dan arus barang.