Buka Lapak Buku Dinas Perpustakaan Kapuas Dapat Sambutan Hangat Warga
Kepala Disarpustaka Kabupaten Kapuas, Nor Apiati mengatakan kegiatan semacam itu dilalukan berpindah-pindah setiap minggunya, dengan memanfaatkan mobil perpusatakaan keliling.
Tag
Kepala Disarpustaka Kabupaten Kapuas, Nor Apiati mengatakan kegiatan semacam itu dilalukan berpindah-pindah setiap minggunya, dengan memanfaatkan mobil perpusatakaan keliling.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terus menggelorakan gemar membaca di Kabupaten Kapuas. Dengan tujuan, meningkatkan minat baca masyarakat secara perlahan.
Adapun dalam kegiatan itu, tidak hanya buku bacaan yang disediakan. Ada juga komunitas Dongeng Keliling (Dongkel) dan lainnya yang turut berpartisipasi.
Perpustkaan memiliki banyak judul buku bacaan. Jika dimanfaatkan maka bisa menjadi jendela dunia pengetahuan bagi masyarakat
Kegiatan itu merupakan inovasi Perpustakaan Umum Daerah Sukamara yang terintegrasi, terpadu dalam mengemas sebuah bentuk promosi dan kemitraan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan berkat bekerjasama dengan Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (PD-GPMB) Sukamara, HIMPAUDI, IGTKI, Pusat Kegiatan Gugus PAUD, dan Komunitas Permainan Anak Indonesia sebagai trainer.
Kegiatan ini merupakan inovasi DPK Sukamara untuk meningkatkan minat anak-anak usia dini agar suka berkunjung ke perpustakaan. Agar mereka menjadi generasi yang gemar membaca dan menulis.
Dengan meningkatkan rasa senang anak untuk berkunjung ke perpustakaan, maka minat membaca akan tumbuh dengan sendirinya. Sehingga anak akan menjadi generasi yang cerdas karena senang membaca.
"Kalau dari kecil sudah senang membaca, maka setelah dewasa tetap akan senang membaca," kata Kepala DPK Sukamara, Aji Nugraha.
Tujuan kegiatan tersebut juga sekaligus mengampanyekan keberadaan perpustakaan kepada anak sejak dini. Sehingga bisa menumbuhkan minat baca dengan mengunjungi perpustakaan.
Perpustakaan berbasis inklusi sosial menjadi prioritas penguatan literasi kesejahteraan ini telah diperkuat sejumlah peraturan dalam implementasinya
Masyarakat diajak memaksimalkan keberadaan perpustakaan dengan menjadikannya sebagai wahana hiburan.
Pj Sekda Fahrizal Fitri mengingatkan peningkatan kualitas dan kuantitas perpustakaan harus diperhatikan.
Perpustakaan tidak hanya sekedar simpan pinjam buka atau jendela pengetahuan, jauh dari itu, perpustakaan berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup.
Saat mengikuti lomba di Yogyakarta banyak penghargaan yang diperoleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Kapuas
Minat baca masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mengalami peningkatan. Hal itu dilihat dari tingginya jumlah kunjungan ke perpustakaan daerah setiap harinya.
Dalam lapak tersebut banyak hasil dari UKM yang dipajang dan dijual seperti bunga dari sabun dan olahan dari perpustakaan desa seperti kripik labu, es krim jagung, permen jeli berbahan nanas dan salak.
Kegiatan Pespuseru ini diikuti 1.400 peserta terdiri 750 perpusdes, 204 perpusda, dan 18 perpusda provinsi
Story telling yang sampaikan kali ini bercerita tentang buku kesukaan anak PAUD. Ada 28 anak yang hadir dalam momen tersebut.
Kemajuan teknologi informasi pada era sekarang ini diharapkan tidak menjadi penghalang bagi majunya perpustakaan.