Sekda Sebut Palangka Raya masih Kandidat Terkuat Calon Ibu Kota Baru Indonesia
Informasi ini dia dapatkan bukan dari Pemprov Kalteng, melainkan dari beberapa sejumlah instansi Pemerintah Pusat.
Tag
Informasi ini dia dapatkan bukan dari Pemprov Kalteng, melainkan dari beberapa sejumlah instansi Pemerintah Pusat.
Berdasarkan geografis Kalteng lebih unggul, baik dari segi masyarakat tidak terlalu padat dan berada di tengah-tengah wilayah Indonesia. Di Kalteng ini tidak ada gunung sehingga kita aman dari ancaman gempa ataupun gunung meletus dan dari segi air, ketersediaanya juga sangat terpenuhi.
Kalteng pantas menjadi ibu kota Indonesia yang baru, salah satunya dari segi astagrata yang meliputi geografis daerah, keamanan, budaya, kearifan dan sosial masyarakat.
Terlebih, pemindahan ibukota pemerintahan tersebut merupakan permasalahan bangsa. Pemerintah daerah harus bisa bahu membahu menemukan solusinya bersama.
"Salah satu bukti ibukota pemerintahan RI akan dipindahkan ke Palangka Raya, bisa kita lihat beberapa waktu lalu, pihak TNI AU sudah minta lahan ratusan hektare untuk pangkalan udara," sebut Sigit.
Saat ini banyak orang dari luar Kalimantan Tengah yang mulai berlomba-lomba berinvestasi dengan membeli tanah di Kota Palangka Raya.
Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto mengatakan bahwa rencana pemindahan ibukota pemerintahan Republik Indonesia dari Jakarta ke Kota Palangka Raya adalah masalah negara.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Boyolali Dwi Adi Nugroho mengatakan bahwa pihaknya tertarik membahas rencana pemindahan ibukota pemerintahan Republik Indonesia ke Kota Palangka Raya.
Wakil Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Suriansyah Murhaini mengimbau masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) harus siap menghadapi tantangan jika nantinya Ibu Kota Indonesia dipindakan ke Palangka Raya.
Hasil pilpres 2019 sangat berpotensi memengaruhi wacana pemindahan ibu kota Negara Indonesia dari Jakarta ke Palangka Raya.
Perwakilan bank dunia sudah melakukan pengkajian terkait wacana pemindahan ibu kota Indonesia dari Jakarta ke Palangka Raya.
Menurut Alfian, sebagai persiapan menjadi ibukota, sudah selayaknya Pemerintah Kota Palangka Raya membenahi rambu lalu lintas dan memasangnya pada titik padat.
Tari Wadian Dadas yang berasal dari Suku Dayak Ma'anyan, Kalimantan Tengah ditampilkan dalam Seminar Nasional Optimalisasi Penataan Ruang Kota Palangka Raya
Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia menjadi salah satu pembicara pada Seminar Nasional Optimalisasi Penataan Ruang Kota Palangka Raya dengan tema "Palangka Raya Kota Harati, Menyambut Wacana Pemindahan Ibukota".
Kalimantan Tengah dengan Kota Palangka Raya digadang-gadang menjadi calon kuat Ibu Kota baru Indonesia karena mempunyai kelebihan yang tidak dimiliki daerah lain, di antaranya tidak akan mengalami kemacetan seperti di Jakarta saat ini.
Jika memang Kalteng ditetapkan menjadi daerah Ibu Kota baru Indonesia, kita sudah menyiapkan 500 hektare untuk wadah pembangunan dan kepentingan negara.
Wilayah yang sedang dilakukan pemetaan di Kalimantan Tengah ada wilayah utara dan barat
Untuk mewujudkan Palangka Raya menjadi ibu kota negara, harus memiliki ketahanan pangan yang kuat agar menjadi kota ideal.
Di jalan yang baru di buat oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah ini nantinya di kawasan ini akan dijadikan komplek Pemerintah Kota Palangka Raya dan provinsi
Mengutip data yang ada, Hamdhani menyebutkan, Kota Palangka Raya, ibu kota Provinsi Kalteng, setidaknya sudah tiga kali diusulkan dan dikaji sebagai Ibu Kota RI oleh tiga Presiden berbeda.