Waspada! Palangka Raya Dalam Kondisi Rawan Karhutla
Kota Palangka Raya saat ini tengah berada dalam kondisi rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Tag
Kota Palangka Raya saat ini tengah berada dalam kondisi rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Kapuas rawan terjadi bencana kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya rutin melaksanakan patroli pada 4 kecamatan yang dinilai rawan Karhutla.
Kotawaringin Timur (Kotim) dinilai?sebagai salah satu kabupaten di Kalimantan Tengah (Kalteng)?yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Dinas Kehutanan (Dishut) Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan pemetaan kawasan kawasan yang dianggap rawan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di 2021.
Dinas Kehutanan (Dishut) Kalimantan Tengah (Kalteng) menilai kawasan lama yang belum terbakar lebih rawan terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada tahun ini.
Bupati Pulang Pisau mengungkapkan, risiko kebakaran hutan dan lahan di kabupaten Pulang Pisau tersebar di seluruh kecamatan. Dengan luasan yang berbeda dan luas 161.400,69 hektare di kabupaten Pulpis berisiko tinggi terhadap karhutla.
Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani menilai, ada tiga kecamatan yang menjadi titik rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kecamatan Katingan Kuala Kabupaten Katingan saat ini dinyatakan masuk tingkat kerawanan?kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla ekstrim di Kabupaten Katingan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas terus mempersiapkan dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama memasuki musim kemarau.
Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, H Rudianur meminta agar pihak terkait meningkatkan patroli rutin ke daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).?
Enam desa di enam kecamatan di Kabupaten Barito Timur rawan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.