Stunting Ancaman Utama Terhadap Kualitas Manusia Indonesia
Stunting bukan masalah saat ini saja, tapi masalah yang dampaknya baru akan dirasakan di masa depan
Tag
Stunting bukan masalah saat ini saja, tapi masalah yang dampaknya baru akan dirasakan di masa depan
Permasalahan stunting penting dicegah sejak dini. Bahkan, persoalan ini sudah bisa dicegah saat kaum perempuan memasuki usia remaja. Di usia itu, kekurangan nutrisi bisa menjadi siklus awal terjadinya stunting pada anak.
Usia remaja putri merupakan siklus awal terjadinya stunting atau manusia bertubuh pendek. Sehingga, Dinkes Pulang Pisau dalam sasaran pencegahan stunting fokus pada remaja putri.
Pendekatan konvergensi perlu dilakukan untuk memfasilitasi pencegahan stunting. Hal itu dikatakan Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra Sekretariat Daerah Pulang Pisau Susilo I Tamin saat mewakili Bupati membuka sosialisasi konvergensi pencegahan stunting di desa, Rabu, 2 Oktober 2019.
Sosialisasi ini dilaksanakan karena pencegahan dan penanganan stunting telah menjadi agenda nasional
Bupati Sukamara, Windu Subagio mengatakan, lingkungan yang kurang sehat bisa menjadi salah satu faktor penyebab stunting. Untuk itu, pentingnya menjaga lingkungan agar tetap sehat.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosPMDPP-PA) Sukamara, Aji Nugraha mengatakan, anak penderita stunting harus mendapat penanganan.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakst Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosPMDPP-PA) Sukamara, Aji Nugraha mengatakan, upaya menurunkan prevalansi stunting juga menjadi tanggung jawab masyarakat.
Sekretaris Daerah atau Sekda Sukamara Sutrinao meminta dinas dan pihak yang terlibat dalam upaya menekan angka stunting atau kekerdilan melaksanakan program yang berdampak pada penurunan.
Wakil Bupati Sukamara H Ahmadi meminta Gerakan Sayang Ibu agar upaya penanganan stunting atau kekerdilan di Bumi Gawi Barinjam bisa dilakukan dengan kerja nyata.
Dinas Kesehatan Pulang Pisau mengharapkan Bappedalitbang setempat, untuk turut bergerak dalam penanganan masalah stunting.
Sekda Kalteng mengajak perusahaan yang beroperasi di Bumi Tambun Bungai untuk ikut membantu menekan angka stunting melalui program CSR atau Corporate Social Responsibility.
Hal ini disampaikan saat Lokakarya 8 Aksi Konvergensi Percepatan Pencegahan Stunting atau KP2S di Bappedalitbang Kalteng, Kamis, 5 September 2019
Sekda Kalteng Fahrizal Fitri memberikan arahan untuk percepatan cegah stunting.
Lomba masak serba ikan yang digelar Dinas Perikanan Kotawaringin Timur merupakan salah satu upaya untuk penanggulangan permasalahan stunting di daerah ini.
Pemkab Kobar mengajak seluruh stakeholder berkomitmen mendukung program untuk turunkan angka stunting di wilayah Kotawaringin Barat.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kini sedang berupaya keras untuk menurunkan angka stunting. Sekda Fahrizal Fitri menyebut, dalam 5 tahun ke depan, targetnya adalah stunting di Kalteng berada di angka 20 persen.
Sekda Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri mengapresiasi upaya Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau TP - PKK dalam menekan angka stunting di Bumi Tambun Bungai.
Pencegahan stunting dimulai secara khusus sejak 1000 hari pertama kehidupan sejak kehamilan.
Salah satu faktor penyebab stunting ialah pernikahan dini, usia ayah dan ibu yang masih sangat muda.