3 Kabupaten bakal Dinilai Terkait Stunting
Stunting menjadi masalah yang dilirik tidak hanya oleh pemerintah pusat tetapi juga Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Tag
Stunting menjadi masalah yang dilirik tidak hanya oleh pemerintah pusat tetapi juga Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Saat ini 10 desa di Kabupaten Kotawaringin Timur menjadi locus penanggulangan stunting. Hal itu harus menjadi perharian bersama, bukan hanya pemerintah namun juga masyarakat.
Pj Sekda Barito Selatao Syahrani mengajak semua elemen untuk mencegah stunting. Demikian disampaikannya usai membuka sosialisasi Perbup 16/2019 tentang Penurunan Stunting melalui Gerakan Masyarakat Sehat Cegah Stunting atau Germas Ceting di aula Bappeda, Selasa, 13 Agustus 2019.
Dinas Kesehatan Barito Selatan mengadakan sosialisasi Peraturan Bupati atau Perbup Nomor 16/2019 tentang Penurunan Stunting melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Cegah Stunting (Germas Ceting) di aula Bappeda, Selasa, 13 Agustus 2019.
Hal ini tentu adanya upaya yang maksimal dari semua pihak untuk sama-sama menekan angka stunting
BKKBN, Posyandu dan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Barito Timur menggelar pelatihan kepada 45 Kader perwakilan dari 10 Kecamatan, dalam meningkatkan ilmu pengetahuan untuk mempersiapkan generasi emas.
Dinas Kesehatan atau Dinkes Kabupaten Kapuas akan terus berupaya memaksimalkan menekan angka kasus stunting. Itu dilakukan melalui kerjasama dengan lintas sektor maupun instansi terkait.
Dalam rangka menekan angka terjadinya stunting di Kabupaten Kapuas perlu komitmen bersama semua pihak. Yakni berbagai instansi terkait hingga lintas sektor.
Peran serta kader pos pelayanan terpadu (Posyandu) dalam menanggulangi stunting di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dinilai penting.
Persoalan stunting di Kalimantan Tengah menjadi salah satu topik pembahasan dalam pertemuan antara rombongan Komisi IX DPR RI dan Pemerintah Provinsi Kalteng, di Palangka Raya, Jumat, 26 Juli 2019.
Bappeda Kabupaten Kapuas kembali menggelar rapat koordinasi penyusunan rencana program kegiatan penurunan stunting.
Bappeda Kabupaten Kapuas kembali menggelar rapat koordinasi penyusunan program kegiatan penurunan stunting di aula kantor setempat pada Selasa, 23 Juli 2019.
Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan II digelar di Desa Batu Putih, Kamis, 18 Juli 2019. Dalam kegiatan itu, ada beberapa evaluasi yang harus dibenahi terutama di bidang kesehatan.
Kasus stunting di Murung Raya menunjukkan tren penurunan. Padahal, kasus ini merupakan masalah terbesar yang dihadapi Pemkab Murung Raya (Mura) pada 2018 lalu.
Dua desa di Kecamatan Teluk Sampit masuk dalam locus stunting. Hal itupun menjadi perhatian serius bagi pemerintahan kecamatan. Terkait itu, ada sejumlah langkah dan program untuk menangani permasalahan tersebut.
Sebanyak 10 desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) jadi lokus penanggulangan stunting. Sehingga hal itu membuat daerah ini menjadi salah satu kabupaten prioritas penanggulangan stunting nasional.
Pemerintah Pusat menetapkan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sebagai salah satu daerah yang menjadi prioritas penanganan stunting. Hal tersebut menjadi perhatian semua pemangku kebijakan di daerah ini.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukamara akan tingkatkan sosialisasi untuk cegah penambahan penderita stunting di Bumi Gawi Barinjam. Saat ini penderita stunting mencapai 23 persen.
Dalam rangka mencegah dan menekan angka terjadinya stunting di Kabupaten Kapuas itu pelaksanaanya perlu kerja sama dengan Satuan Organisasi Perangkat Daerah atau SOPD terkait, jadi tidak hanya peran dari Dinas Kesehatan saja.
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Abdurahman Amur, mendukung berbagai program Dinas Kesehatan Kapuas. Salah satunya upaya mencegah dan menurunkan angka stunting di.